Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

PTK BAHASA INDONESIA SMP - UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA BERBICARA BAHASA INDONESIA SELAMA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR MELALUI PENDEKATAN KONTEKSTUAL MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR

PTK BAHASA INDONESIA SMP - Pembelajaran bahasa dan sastra mencakup empat keterampilan yang perlu dikuasai oleh peserta didik antara lain berbicara, mendengarkan, menulis dan membaca. Keahlian tersebut akan terpacu dengan baik melalui model pembelajaran dengan mengacu pada penerapan PTK Bahasa Indonesia SMP.

PENELITIAN TINDAKAN KELAS TERKAIT PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

Menulis termasuk dalam salah satubidang keahlian yang dibutuhkan ketika belajar materi Bahasa Indonesia. Sebab memerlukan penguasaan kosakata sebagai faktor intrinsik yang mendorong terbentuknya keterampilan menulis. Kegiatan ini turut menjadi salah satu kategori penilaian hasil belajar. download ptk bahasa indonesia smp kelas 7 doc
Keterampilan menulis para siswa tidak datang hadir dengan sendirinya melainkan butuh latihan dan kebiasaan secara berkelanjutan. Kurangnya pembelajaran mengenai keahlian menulis murid SMP disebabkan olehcara guru mengajar hanya berpatokan pada teknik membaca.
Selain itu guru lebih sering menyampaikan materi berdasarkan buku ajar. Seharusnya tenaga pendidik memberikan wawasan tentang cara menulis dengan penggunaan kosakata maupun ejaan yang baik dan benar. Itulah sebabnya PTK Bahasa Indonesia mencoba mencari solusi pembelajaran lebih efektif.

MODEL PEMBELAJARAN PTK BAHASA INDONESIA MELALUI MEDIA GAMBAR

Media pembelajaran memberikan pengaruh besar ketika kegiatan belajar mengajar Bahasa Indonesia untuk Sekolah Tingkat Menengah Pertama berlangsung. Selain mampu menarik perhatian murid, adanya alat peraga tersebut dapat memberi pemahaman siswa lebih baik dari teknik belajar sebelumnya. 
Salah satu media yang dapat dimanfaatkan guru sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan gambar. Pengajar dapat menyampaikan materi dengan teknik menceritakan peristiwa yang tertera pada alat peraga tersebut. Siswa kemudian akan terpicu daya imajinasinya.

Imajinasi tersebut kemudian berkembang dan perlahan mempengaruhi daya nalar siswa ketika membuat tulisan. Gambar yang digunakan guru tersebutakan mengajak siswaberperan aktif kemudian memacu mereka untuk mau bertanya atau mengemukakan gagasan lebih baik lagi.
Melalui penerapan media gambar tersebut, para siswa bisa mengamati langsung ilustrasi yang nantinya dapat dituangkan menjadi sebuah tulisan. PTK Bahasa Indonesia SMP dalam hal ini mendapatkan hasil lebih memuaskan daripada model pembelajaran sebelumnya saat diterapkan oleh guru yang mengajar.

CONTOH ABSTRAK PTK BAHASA INDONESIA KELAS VII

Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran yang wajib diikuti oleh peserta didik mulai dari Sekolah Dasar sampai ke Perguruan Tinggi, meliputi penguasaan keterampilan berbahasa yaitu membaca, berbicara, mendengarkan dan menulis yang dikembangkan secara terpadu.
Dalam pengembangan keterampilan berbicara di tingkat sekolah menengah pertama, diharapkan siswa mampu memahami dan dapat mengungkapkan informasi, pikiran dan perasaannya, sehingga terjadi interaksi yang aktif yang dinamis antara siswa dengan siswa dan antara siswa dengan guru. Hal ini ternyata sulit sekali karena ada faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu minimnya penguasaan kosakata, malu untuk mengemukakan pendapat, perasaan taku salah dan pengaruh bahsa ibu yang dominan dalam sehari-hari. Selain itu, faktor yang tidak kurang pentingnya dalam mempengaruhi keterampilan berbicara tersebut adalah kurang tepatnya guru dalam menentukan/memilih metode/pendekatan yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM).
Pendekatan kontekstual dengan media gambar, diharapkan mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam berbicara bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam kegiatan belajar mengajar (KBM).
Pelaksanaan KBM dengan pendekatan kontekstual melalui media gambar, sesuai dengan hasil penelitian kelas ini menghasilkan data antara lain keaktifan siswa dalam bercerita 61,80%, keberhasilan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran 62,50%, keberhasilan guru dalam KBM mencapai 78,11% dan ketuntasan belajar siswa melalui evaluasi mencapai 64,38%.
Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kontekstual ternyata mampu meningkatkan keaktifan siswa berbicara selama KBM berlangsung.



ptk bahasa indonesia smp kelas 9 kurikulum 2013, contoh ptk bahasa indonesia smp kelas 8 kurikulum 2013, ptk bahasa indonesia smp kelas 7, contoh ptk bahasa indonesia tentang menulis, ptk bahasa indonesia smp kelas 8 pdf, ptk bahasa indonesia untuk naik pangkat, ptk bahasa indonesia smp masa pandemi, contoh ptk bahasa indonesia smp kelas 8 di masa pandemi.