DOWNLOAD PTK IPS SEJARAH SMA KELAS X LENGKAP

DOWNLOAD PTK IPS SEJARAH SMA KELAS X LENGKAP-Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar dan ketuntasan nilai siswa kelas X.IPS.2 pada mata pelajaran IPS Sejarah belum tercapai. Hal tersebut terjadi dikarenakan pembelajaran sejarah di SMA Negeri 8 Kota ...  selama ini belum menerapkan teknik pembelajaran yang menarik. Menanggapi permasalahan tersebut, maka dilaksanakan pem belajaran dengan teknik fish bowl. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan teknik pembelajaran fish bowl dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran IPS Sejarah di kelas X.IPS.2 SMA Negeri 8 Kota ...  Tahun Ajaran 2014/2015. Contoh ptk sejarah sma doc

Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah terjadi peningkatan prestasi belajar siswa. Peningkatan ketuntasan belajar siswa tersebut terjadi secara bertahap, dimana pada kondisi awal hanya terdapat 21 atau 70,96% siswa yang telah tuntas dalam belajarnya dengan rata-rata klasikal 79,09, pada siklus I ketuntasan belajar siswa meningkat menjadi 30 atau 100% dengan rata-rata kalsikalnya 79,27 dan pada siklus II rata-rata klasikal kembali meningkat menjadi 86,85 dengan ketuntasan nilai siswa sebesar 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan teknik fish bowl dalam pembelajaran sejarah dapat meningkatkan presatasi belajar siswa kelas X.IPS.2 di SMA Negeri 8 Kota ... .

Laporan penelitian tindakan kelas ini membahas SEJARAH SMA yang diberi judul “ 
PENERAPAN TEKNIK PEMBELAJARAN FISH BOWL DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPS SEJARAH PADA SISWA KELAS X.IPS.2 SMA NEGERI 8 ... SEMESTER II TAHUN AJARAN 2014/2015 
". Disini akan di bahas lengkap.



PTK ini bersifat hanya REFERENSI saja kami tidak mendukung PLAGIAT, Bagi Anda yang menginginkan FILE PTK SEJARAH SMA KELAS X lengkap dalam bentuk MS WORD SIAP DI EDIT dari BAB 1 - BAB 5 untuk bahan referensi penyusunan laporan PTK dapat (SMS ke 0856-47-106-928 dengan Format PESAN PTK SMA 034).

CONTOH LENGKAP PTK SEJARAH SMA

BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Suatu bangsa dapat dikatakan besar jika elemen masyarakatnya berpendidikan dan mampu memajukan negaranya. Hal tersebut dikarenakan pendidikan merupakan salah satu kunci dimana negara tersebut bisa lebih maju. Oleh karena itu pendidikan merupakan suatu masalah penting yang harus diperhatikan. Terbukti bahwa sampai sekarang ini masih banyak sekali pendidikan di Indonesia yang belum mencapai tahap yang benar-benar berkualitas dan bermutu tinggi.
Rendahnya mutu pendidikan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:
1. Mutu proses pembelajaran yang belum mampu menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas.
2. Hasil-hasil pendidikan juga belum didukung oleh sistem pengujian dan penilaian yang melembaga dan independen sehingga mutu pendidikan belum dapat dimonitor secara objektif dan teratur.
3. Uji banding mutu pendidikan antar wilayah daerah, antar waktu, dan antar negara, belum dapat dilakukan secara teratur, sehingga hasil-hasil penilaian pendidikan belum berfungsi sebagai sarana umpan balik untuk penyempurnaan proses dan hasil pendidikan (Nanang Hanafiah dan Cucu Suhana, 20 10:5).

Pada tahap pengamatan di SMA Negeri 8 Kota ...  telah membuktikan bahwa para siswa/siswi kelas X.IPS.2 masih pasif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran sejarah, sehingga mengakibatkan hasil belajar siswa belum maksimal. Hal ini dikarenakan guru belum menerapkan teknik yang menarik dalam pembelajaran sejarah, hanya menggunakan metode ceramah, media gambar dan pemberian tugas dalam penyampaian materi sehingga membuat prestasi belajar siswa terhadap mata pelajaran sejarah kurang maksimal. Download ptk sejarah sma pdf
Untuk itu perlu meningkatkan mutu pembelajaran sejarah yaitu dengan mengubah cara pembelajaran yang kurang menyenangkan menjadi menyenangkan sehingga akan membuat siswa merasa nyaman dan tidak bosan untuk mengikuti pelajaran sejarah.

Mengingat pentingnya pelajaran sejarah bagi siswa maka penulis mencoba menerapkan teknik pembelajaran yaitu fish bowl untuk meningkatkan prestasi belajar siswa SMA Negeri 8 Kota ...  Semester 2 Tahun Ajaran 2014/2015 pada mata pelajaran sejarah.

B. Identifikasi Masalah
Dari uraian latar belakang diatas, maka dapat diidentifikasi beberapa masalah sebagai berikut:
1. Kurangnya rasa ketertarikan siswa terhadap mata pelajaran sejarah sehingga membuat siswa merasa bosan.
2. Guru belum menggunakan teknik pembelajaran yang menarik dalam proses pembelajaran sejarah.
3. Hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran sejarah untuk kelas X.IPS.2 belum maksimal karena baru 70,96% yang memenuhi KKM (75) dan 29,03% belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimum. Oleh karena itu perlu diadakannya perubahan dalam sistem pembelajaran sejarah dengan menggunakan teknik fish bowl untuk meningkatkan prestasi belajar yang lebih baik dan memenuhi KKM (75).

C. Rumusan Masalah
Berdasarkan paparan latar belakang tersebut di atas, maka rumusan masalah dalam penelitian tindakan kelas ini adalah: “Bagaimana teknik pembelajaran fish bowl dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada Mata Pelajaran Sejarah kelas X.IPS.2 SMA Negeri 8 Kota ...  Semester II tahun ajaran 2014/2015”?

D. Tujuan Penelitian
Dengan adanya permasalahan di atas, maka tujuan Penelitian Tindakan Kelas ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar sejarah dan memenuhi KKM (75) melalui penerapan teknik pembelajaran fish bowl pada siswa kelas X.IPS.2 SMA Negeri 8 Kota ...  Semester II Tahun Ajaran 2014/2015.

E. Manfaat Penelitian
Dalam meningkatkan prestasi belajar sejarah pada siswa kelas X.IPS.2 SMA Negeri 8 Kota ...  melalui teknik pembelajaran fish bowl diharapkan memberikan manfaat sebagai berikut:
1. Manfaat teoritis
Manfaat penelitian secara teoritis dalam pembelajaran sejarah diharapkan dapat memperkaya pengetahuan yang terkait dengan penerapan teknik pembelajaran fish bowl dalam meningkatkan prestasi belajar sejarah pada siswa kelas X.IPS.2 SMA Negeri 8 Kota ... .
2. Manfaat praktis
a. Bagi siswa
1) Meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran sejarah.
2) Meningkatkan kerjasama dengan teman lainnya dalam sebuah kelompok.
3) Meningkatkan motivasi belajar siswa melalui peranannya dalam kelompok.
4) Memperoleh peningkatkan prestasi belajar siswa terhadap mata pelajaran sejarah.
b. Guru
1) Menemukan strategi belajar yang tepat.
2) Sebagai bahan masukan untuk mengembangkan kemampuan guru dalam merencanakan dan menggunakan teknik pembelajaran sebagai media pembelajaran demi meningkatkan mutu pendidikan dikelasnya.
3) Sebagai umpan balik untuk merencanakan program pembelajaran yang akan datang.

c. Sekolah
1) Untuk memperbaiki proses pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar untuk meningkatkan mutu sekolah di masa yang akan datang.
2) Untuk meningkatkan kualitas guru di sekolah serta anak didik yang mampu bersaing dalam dunia pendidikan.
3) Membantu sekolah untuk berkembang lebih maju.

CONTOH PROPOSAL PTK SEJARAH KELAS X

BAB II
KAJIAN TEORI


A. Kajian Teori
1. Teknik Cawan Ikan
a. Deskripsi singkat dan tujuan penggunaan teknik
Menurut (Sudjana, 2010:144-145) Teknik cawan ikan (fish bowl technique) adalah kegiatan pembelajaran dalam bentuk diskusi yang diamati. Kegiatan pembelajaran dilakukan dalam kelompok yang jumlah pesertanya tidak terlalu besar. Peserta didik dibagi menjadi 2 kelompok yang terdiri atas kelompok lingkaran dalam dan kelompok lingkaran luar. Pada lingkaran dalam, para peserta didik mendiskusikan suatu masalah dan program serta lain sebagainya. Pada lingkaran luar peserta didik menyaksikan dan mendengarkan diskusi yang dilakukan oleh anggota-anggota kelompok lingkaran dalam. Apabila terdapat peserta dari lingkaran luar yang ingin berbicara dalam diskusi di lingkaran dalam maka yang bersangkutan harus bertukar tempat dengan peserta didik yang berada di lingkaran dalam. Untuk itu yang bersangkutan dapat memberi isyarat dengan menyentuh bahu temamya.

Kemudian peserta didik dari lingkaran luar pindah ke lingkaran dalam dan menempati tempat duduk teman yang disentuhnya, dan peserta didik dari lingkaran dalam pindah ke lingkaran luar dan menempati tempat duduk. Download ptk sejarah sma terbaru
Teknik pembelajaran ini dapat menumbuhkan kegiatan pembelajaran yang aktif, gembira dan memotivasi semua peserta didik terlibat baik dalam diskusi dan mendengarkan maupun dalam menyaksikan diskusi.

b. Keunggulan Teknik Cawan Ikan (Fish Bowl Techique)
1) Kegiatan belajar dilakukan dalam suasana gembira dan pengajuan pendapat dikemukakan secara terbuka.
2) Pertanyaan-pertanyaan akan terarah pada bahan yang dievaluasi karena telah disiapkan terlebih dahulu.
3) Pendapat akan bervariasai dan lebih lengkap karena peserta pada kedua lingkaran dapat bertukar tempat dan saling berganti peran.
4) Isi pembicaraan dicatat oleh pencatat.
5) Dapat dilengkapi dengan alat rekaman
c. Kelemahan Teknik Cawan Ikan (Fish Bowl Tehcnique)
1) Jawaban atau pendapat mungkin ada yang melantur atau menyimpang dari pokok yang dibicarakan.
2) Peserta yang senang berbicara dapat mendominasi pembicaraan dalam diskusi.
3) Membutuhkan keterampilan dalam mengemukakan pendapat secara singkat dan tepat.
4) Waktu penyelenggaraan mungkin bertambah dari yang telah ditetapkan.
5) Peserta didik yang kurang berani, yang menjadi pengamat, mungkin enggan menukar peranan (Sudjana, 2010:14). 

2. IPS Sejarah
Menurut (Depdiknas, 2007:100) IPS adalah studi tentang manusia makhluk sosial yang tersusun dalam masyarakat, interaksi antara satu dengan lainnya, serta dengan lingkungan mereka pada suatu tempat dan waktu tertentu. Dengan belajar IPS diharapkan dapat membantu generasi muda mengembangkan kemampuannya menjadi orang yang cerdas dalam mengambil keputusan untuk kehidupan dimasyarakat.
Di dalam IPS terdapat sejumlah mata pelajaran salah satunya yang dibahas dalam skripsi ini adalah mata pelajaran sejarah. Mata pelajaran sejarah adalah mata pelajaran yang mempelajari kehidupan atau peristiwa-peristiwa penting dimasa lampau dalam kehidupan sosial, politik, ekonomi dan budaya. Menurut (Moh. Ali, 1963:323) pengajaran sejarah perlu disempurnakan agar dapat berfungsi secara lebih efektif, yaitu penyadaran warga negara dalam melaksanakan tugas kewajibannya dalam rangka pembangunan nasional. Fungsi pelajaran sejarah adalah dengan mempelajari sejarah pendidikan nasional dengan benar-benar, akan menuju kearah pembaharuan integral”. Contoh ptk sejarah doc

Dari pernyataan di atas maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPS sejarah tidak semata-mata berfungsi untuk memberi pengetahuan sejarah sebagai kumpulan informasi fakta sejarah saja, tetapi juga bertujuan menyadarkan anak didik atau membangkitkan kesadaran sejarahnya.

3. Prestasi Belajar.
Prestasi belajar merupakan suatu hal yang saling berkaitan dimana prestasi belajar ini menunjukkan suatu keberhasilan siswa dalam penguasaan materi.
Istilah ”Prestasi Belajar” berasal dari dua kata yaitu prestasi dan belajar. Kata „Prestasi” dalam kamus Besar Bahasa Indonesia artinya hasil yang telah dicapai (dari yang telah dilakukan, dikerjakan dan sebagainya); secara akademis hasil pelajaran yang diperoleh dari kegiatan belajar di sekolah atau perguruan tinggi yang bersifat kognitif dan biasanya melalui pengukuran dan penilaian (TPKBB).

Gambar 1

Pelaksanaan proses dan hasil pembelajaran di sekolah dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain guru, peserta didik, alat, materi pembelajaran, metode, dan lingkungan sekolah yang ada. Agar peserta didik dapat belajar secara aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan adalah teknik pembelajaran dan materi pelajaran.
Dilihat dari kerangka berfikir diatas menujukkan pada kondisi awal siswa masih kurang termotivasi dalam mengikuti pelajaran sejarah. Awal tingkat prestasi siswa masih rendah dalam pelajaran sejarah. Kemudian diadakan tindakan yaitu melalui penerapan teknik pembelajaran fish bowl dalam pelaksanaan. Setelah guru melakukan tindakan dengan menggunakan teknik fish bowl, siswa mengalami peningkatan prestasi belajar optimal, sehingga siswa memperoleh nilai KKM (75).

C. Hipotesis Tindakan
Berdasarkan kajian teori dan kerangka berfikir seperti uraian di atas, hipotesis tindakan dalam penelitian ini dapat dirumuskan: Pengunaan teknik pembelajaran fish bowl diduga dapat meningkatkan prestasi belajar mata pelajaran sejarah khususnya materi masa berburu dan meramu, masa peralihan, masa bercocok tanam dan masa perundagian pada peserta didik kelas X.IPS.2 SMA Negeri 8 Kota ...  Semester II tahun 2014/2015.

PTK IPS SEJARAH LENGKAP WORD

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN


A. Tempat dan Waktu Penelitian
Jenis penelitian ini adalah PTK Kolaboratif yaitu penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang masih mahasiswi berkolaborasi dengan guru mata pelajaran sejarah. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 8 Kota ...  pada semester II tahun pelajaran 2014/2015.

B. Objek Tindakan
Objek tindakan dalam penelitian ini adalah:
a) Ketertarikan siswa terhadap mata pelajaran sejarah,
b) Kerjasama kelompok dalam mengerjakan diskusi.
c) Prestasi Belajar Siswa

C. Subjek Penelitian
Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X.IPS.2 SMA Negeri 8 Kota ...  Semester II tahun 2014/2015, yang berjumlah 40 siswa terdiri dari 23 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Dipilihnya siswa kelas X.IPS.2 sebagai subyek penelitian karena menurut observer (yang juga merupakan guru mata pelajaran sejarah) banyak siswa yang kurang terlibat secara aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran khususnya pada mata pelajaran sejarah untuk pokok bahasan materi masa berburu, masa meramu, masa peralihan dan masa bercocok tanam, masa perundagian.
D. Sumber Data
Sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah : Catatan observasi dan hasil evaluasi yang dilakukan bersama mitra kolaborasi yakni Guru SMA Negeri 8 Kota ... , yang mengampu mata pelajaran sejarah untuk kelas X.IPS.2. Contoh ptk sejarah sma doc

E. Teknik dan Alat Pengumpulan Data
1. Teknik Pengumpulan Data
a) Tes
Dalam penelitian ini tes digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan daya serap siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran perbaikan.
b) Observasi
Observasi pada penelitian ini dilakukan terhadap aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung dengan menggunakan lembar observasi dan dibantu observer.

c) Dokumentasi
Dokumentasi dalam pengumpulan data ini bersumber dari daftar nilai kelas X.IPS.2 SMA Negeri 8 Kota ...  Semester II tahun pelajaran 2014/2015 sejumlah 30 siswa, silabus mata pelajaran, buku atau materi pelajaran sejarah kelas X.IPS.2 dan LKS (Lembar Kerja Siswa). Foto yang dijadikan sebagai data tentang semua kegiatan yang terjadi di kelas baik yang dilakukan oleh guru, siswa maupun observer dalam proses pembelajaran.
2. Alat Pengumpulan Data
Alat pengumpulan data yang digunakan dalam Penelitian Tindakan Kelas ini adalah:
a. Butir soal tes untuk siklus I pilihan ganda serta uraian dan soal tes siklus II (soal terlampir).
b. Lembar Observasi/pengamatan (terlampir).
c. Daftar nilai siswa.

F. Prosedur Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan dalam empat tahap, yakni:
1. Perencanaan (Planning)
Kegiatan ini berisi penjelasan dan kegiatan tentang penyediaan berbagai instrument seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), soal-soal tes dan lembar observasi siswa dan guru.
2. Pelaksanaan Tindakan (Acting)
Dalam pelaksanaan ini peneliti sebagai guru merancang bangun sebuah tindakan kemudian melakukannya di kelas guna mendapatkan sebuah perubahan pada diri peserta didik sesuai dengan tujuan. Dalam penelitian ini guru menggunakan teknik pembelajaran fish bowl.

3. Observasi (Observating)
Di dalam kegiatan ini guru mengamati aktivitas siswa pada saat pembelajaran dan aktivitas guru dalam menerapkan teknik pembelajaran fish bowl pada mata pelajaran sejarah.
4. Refleksi (Reflecting)
Dalam tahap ini guru beserta observer merefleksi pembelajaran peserta didik dan guru, mendiskusikan hasil evaluasi siklus I dan memperbaiki pelaksanaan untuk siklus II.
Keempat langkah tersebut diatas dapat dilihat berdasarkan desain penelitian yang dikemukakan oleh Suharsimi Arikunto, Suhardjono dan Supardi (2007:6) didalam gambar berikut ini:

Gambar 2. Desain Penelitian Tindakan Kelas (Suharsimi Arikunto, Suhardjono dan Supardi)

G. Indikator Kinerja
Indikator kinerja adalah hasil akhir yang menjadikan prasyarat bagi siswa untuk tercapainya keberhasilan dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran dikatakan berhasil bila prestasi belajar siswa rata-rata prestasinya secara klasikal memenuhi KKM (75) bila nilai rata-rata klasikal yang dicapai siswa belum memenuhi KKM maka perlu diadakan perbaikan (di bawah 75).
H. Analisis Data
Pada analisis data, prestasi belajar pada kondisi awal, siklus I dan siklus II dianalisis menggunakan teknik deskriptif komparatif dilanjutkan dengan refleksi. Analisis dengan teknik deskriptif komparatif adalah dengan cara membandingkan data prestasi belajar pada kondisi awal dibandingkan dengan data prestasi belajar Siklus I dan data prestasi belajar pada Siklus II. Download ptk sejarah sma pdf
Untuk menghitung persentase ketuntasan belajar siswa digunakan analisis deskriptif dengan rumus sebagai berikut:

(Mulyasa, 2009:99)
Keterangan:
% = Prosentase Ketuntasan Kelas 
n = Jumlah Siswa Tuntas Belajar 
N = Jumlah selurus siswa

DOWNLOAD LENGKAP JUDUL PTK IPS SEJARAH SMA

DAFTAR PUSTAKA



Alma Buchari. 2010. Guru Profesional (Menguasai Metode dan Terampil Mengajar). Bandung: Alfabeta.
Arifin Zainal. 1991. Evaluasi Instruksional, Prinsip Teknik Prosedur. Bandung: PT. Rem aja Rosdakarya.
Arikunto Suharsimi. 2002. Prestasi Belajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto, Suhardjono, Supardi. 2007. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.
Best John, W. 1982. Metodologi Penelitian . Surabaya: Usaha Nasional.
Bruce Joyce, Weil Marsha, Calhoun Emily. 2009. Models of Teaching (Model-Model Pengajaran). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Depdiknas. 2007. Pedoman Pengembangan Bahan Ajar Cetak. Jakarta: Konsorsium program PJJ S1 PG SD.
Gottschalk, Louis. 1986. M engerti Sejarah (terjemahan NNugroho N otosusanto). Jakarta: U I Press.
Hamid Sholeh. 2011. Metode Edu Tainment. Yogyakarta: DIVA Press.
Hamzah. B. U no. 2010. Model Pembelajaran (Menciptakan Proses Belajar Mengajar Yang Kreatif dan Efektif). Jakarta: PT B u m i A ksara.
2006. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: Bumi A ksara.
Hanafiah, Nanang dan Cucu Suhana. 2010. Konsep Startegi Pembelajaran. Bandung: PT Refika Aditama.
Jamal Ma’mar Asmani. 2011. Tujuh Tips Aplikasi PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan). Yogyakarta: DIVA Press.
James Popham. 1992. Bagaimana Mengajar Dengan Sistematis. Yogyakarta: Kanisius.
Kochhar, S.K. 2008. Pembelajaran Sejarah. Jakarta: PT Gramedia W idiasarana.
Mohammad Ali, R. 1963. Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia. Djakarta: B hatara.
Moham mad A li. 2005. Pengantar ilmu Sejarah Indonesia. Y ogyakarat: Pelangi Aksara
Mulyasa, E. 2009. Kurikulum Berbasis Kompetensi Karakteristik dan Implementasi. Bandung: Rem aja Rosdakarya.
Nasution, S. 1989. Kurikulum dan Pengajaran. Bandung: Bina Aksara.
Robert E. Slavin. 2005. Cooperative Learning (Teori, Riset dan Praktik). Bandung: Nusa Media.
Sidjabat. B. Sam u el. 1993. Mengajar Secara Profesional. B an dung: Yayasan Kalan Hidup.
Silberman Melvin, L. 2004. Active Learning (101 Cara Belajar Siswa Aktif). Bandung: Nusamedia dan Nuansa.
Sudjana. 2010. Metode Dan Teknik Pembelajaran Partisipatif. Bandung: Falah.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: A lfabeta.
Suparno Suhaenah, A. 2001. Membangun Kompetensi Belajar. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan N asional.
Supriyono Agus. 2011. Cooperative Learning Teori Dan aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Syah Muhibbin. 1997. Psikologi Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Surya Moh. 1985. Psikologi Pendidikan. Bandung: Unit Percetakan Offset IKIP.
Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: B alai Pustaka.
Winkel, W.S. 1987. Psikologi Pengajaran. Jakarta: PT Gramedia.

Terimakasih atas kunjungan anda yang telah membaca postingan saya DOWNLOAD PTK IPS SEJARAH SMA KELAS X LENGKAP


Postingan terkait: