CONTOH LENGKAP PTK SMA IPA BIOLOGI SEL

CONTOH LENGKAP PTK SMA IPA BIOLOGI SEL-Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar biologi terutama pada materi pokok sel dengan Cooperative Learning yaitu model pembelajaran Picture and Picture. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (action research) yang melibatkan empat komponen yakni: Planning (rencana), Action (tindakan), Observation (pengamatan), Reflection (refleksi). Contoh ptk biologi sma doc 
Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI-IPA2 SMA Negeri .... yang berjumlah 43 siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklusnya terdiri dari; 1) planning (rencana); untuk mengidentifikasi masalah dan merencanakan kegiatan pembelajaran dan membuat instrumen penelitian. 2) action (tindakan); melaksanakan model pembelajaran Picture and Picture pada mata pelajaran biologi materi pokok sel. 3) observation (pengamatan); pengambilan data tentang aktivitas belajar melalui tes evaluasi, lembar observasi, serta lembar kuesioner. 4) reflection (refleksi); menganalisis data hasil pengamatan.
Dari hasil penelitian diperoleh: Hasil pengamatan aktivitas peserta didik pada siklus I yakni rata-rata aktivitas peserta didik dengan guru adalah 61,56% dan rata-rata aktivitas peserta didik dengan peserta didik adalah 66,79%, Dan jumlah keseluruhan aktivitas peserta didik adalah 77,78%. Contoh ptk biologi sma kurikulum 2013 Untuk hasil pengamatan aktivitas peserta didik pada siklus II aktivitas peserta didik dengan guru adalah 78,43% dan rata-rata aktivitas peserta didik dengan peserta didik adalan 83,78%, dan jumlah keseluruhan aktivitas peserta didik 94,44 %.
Berdasarkan hasil penelitian ini maka model pembelajaran Picture and Picture dapat meningkatkan aktivitas belajar biologi materi pokok sel peserta didik kelas XI-IPA2 SMA Negeri .....

Laporan penelitian tindakan kelas ini membahas IPA SMA yang diberi judul MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR BIOLOGI MATERI POKOK SEL PESERTA DIDIK KELAS XI-IPA2 SMA NEGERI .....". Disini akan di bahas lengkap.

PTK ini bersifat hanya REFERENSI saja kami tidak mendukung PLAGIAT, Bagi Anda yang menginginkan FILE PTK IPA SMA KELAS XI lengkap dalam bentuk MS WORD SIAP DI EDIT dari BAB 1 - BAB 5 untuk bahan referensi penyusunan laporan PTK dapat (SMS ke 0856-47-106-928 dengan Format PESAN PTK SMA 013).


DOWNLOAD PTK IPA BIOLOGI SMA TERBARU

BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang Masalah
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan yang sangat signifikan terhadap berbagai dimensi kehidupan manusia, baik dalam bidang ekonomi, sosial, budaya maupun pendidikan. Jalur yang tepat untuk meningkatkan sumber daya manusia adalah melalui jalur pendidikan.
Menurut Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan masyarakat bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Download ptk biologi sma kelas xi doc Oleh karena itu melalui proses pendidikan diharapkan peserta didik dapat mengalami perubahan yang lebih baik serta memiliki pengetahuan dan keterampilan dan dapat menerapkan nilai-nilai pendidikan dalam kehidupannya baik sebagai pribadi maupun sosial.
Pendidikan merupakan sarana terbaik dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, maka setiap individu yang terlibat dalam dunia pendidikan dituntut berperan secara maksimal guna meningkatkan mutu pendidikan salah satu upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan menggunakan strategi pembelajaran yang efektif yang sesuai dengan pendekatan cara belajar peserta didik aktif.
Belajar merupakan proses manusia untuk mencapai berbagai macam kompetensi, keterampilan dan sikap. Belajar dimulai sejak manusia lahir sampai akhir hayat. Belajar merupakan suatu proses yang ditandai dengan adanya perubahan pada diri seseorang. Perubahan sebagai hasil proses dapat ditunjukkan dengan berbagai bentuk seperti dalam konteks pengetahuan, pemahaman sikap, tingkah laku, keterampilan, kecakapan dan lain-lain yang ada atau terjadi pada individu.
Dalam belajar sangat diperlukan adanya, aktivitas tanpa aktivitas belajar tidak mungkin berlangsung dengan baik. Download ptk biologi sma pdf Aktivitas dalam belajar dipahami sebagai serangkaian kegiatan jiwa raga, psikofisik, menuju perkembangan individu yang menyangkut unsur cipta (kognitif), rasa (efektif) dan karsa (psikomotor).
Aktivitas guru dan peserta didik sebagai pelaku utama dalam kegiatan belajar mengajar mutlak diperlukan demi terciptanya tujuan belajar. Aktivitas guru yang mampu membangkitkan aktivitas dan mampu memancing kreatifitas peserta didik, sehingga kegiatan belajar mengajar dinamis. Peserta didik yang aktif mendengar, berfikir, bertanya, menjawab, menanggapi pertanyaan merupakan indikator siswa aktif.
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan cabang ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis. IPA bukan hanya sekedar penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta, konsep-konsep atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Proses pembelajarannya menitik beratkan pada pemberian pengalaman langsung kepada peserta didik untuk mengembangkan kemampuan agar menjelajahi dan memahami alam sekitar secara alamiah. Download PTK biologi sma lengkap Biologi pada hakekatnya merupakan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), oleh karena itu seorang guru dalam penyampaian materi pelajaran biologi haruslah mengetahui metode dan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif.
Salah satu materi biologi yang dianggap sulit adalah materi pokok sel. Mengingat bervariasinya kemampuan peserta didik dalam menerima pelajaran maka perlu adanya dukungan berupa model-model pembelajaran. Jika dalam penyampaian materi digunakan dengan menggunakan metode konvensional (ceramah) tanpa adanya variasi, peserta didik menjadi bosan dan kurang aktif terlibat dalam pembelajaran, peserta didik akan lebih senang jika model pembelajaran yang digunakan bukan hanya sebagai alat untuk menyampaikan informasi saja. Melainkan dapat mendorong peserta didik aktif terlibat secara langsung dalam pembelajaran, karena tidak semua materi biologi dapat dengan mudah dipahami oleh peserta didik.
Di SMA Negeri .... proses pembelajaran biologi masih sering menggunakan metode pembelajaran konvensional (ceramah). Hal ini menyebabkan peserta didik jenuh (bosan) dan kurang aktif dalam proses pembelajaran.
Agar pemahaman peserta didik terhadap materi sel mengalami peningkatan dan kegiatan belajar mengajar berjalan lebih efektif. Maka salah satu alternatif yang diambil adalah melalui penggunaan model pembelajaran Picture and Picture, model pembelajaran ini menyajikan materi serta memperlihatkan gambar yang berkaitan dengan materi.
Berdasarkan uraian di atas maka penulis ingin melakukan penelitian dengan judul : MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR BIOLOGI MATERI POKOK SEL PESERTA DIDIK KELAS XI-IPA2 SMA NEGERI .....

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang tersebut di atas maka permasalahan yang akan di bahas penelitian ini adalah :
1. Apakah model pembelajaran Kooperatif tipe Picture and Picture dapat meningkatkan aktivitas belajar biologi materi pokok sel peserta didik kelas XI-IPA2 SMA Negeri .... ?
2. Apakah bentuk-bentuk perilaku yang menyertai peningkatan aktivitas belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Picture and Picture?

C. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah :
a. Untuk mengetahui apakah model pembelajaran Kooperatif tipe Picture and Picture dapat meningkatkan aktivitas belajar biologi materi pokok sel peserta didik kelas XI-IPA2 SMA Negeri ..... Contoh ptk biologi sma doc
b. Untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku yang menyertai peningkatan aktivitas belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe Picture and Picture.
2. Manfaat Penelitian
Hasil dari pelaksanaan penelitian ini diharapkan dapat memberi manfaat antara lain :
a. Bagi Siswa
1) Dengan menggunakan model pembelajaran Picture anda Picture diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berfikir siswa secara kreatif inovatif.
2) Dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture diharapkan aktivitas belajar peserta didik dapat meningkat.
b. Bagi Guru
Dapat memberi informasi tentang modal pembelajaran yang aktif dan kreatif dan meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa.
c. Bagi Sekolah
Dapat dijadikan bahan kajian bersama agar dapat meningkatkan kualitas sekolah.
d. Bagi Peneliti
Penelitian ini dapat menambah pengalaman yang baru, yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar dimasa mendatang.

D. Penegasan Istilah
Untuk mempertegas dan memperjelas makna judul dari penelitian ini, maka perlu diberikan beberapa istilah, yaitu :
1. Model Pembelajaran Picture and Picture
Model diartikan sebagai kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan suatu kegiatan. Sedangkan pembelajaran adalah proses, cara, perubahan menjadikan orang atau makhluk hidup belajar. Model pembelajaran adalah suatu pola atau langkah-langkah pembelajaran tertentu yang diterapkan agar tujuan atau kompetensi dari hasil belajar yang diharapkan akan cepat dapat dicapai dengan lebih efektif dan efisien.
Model pembelajaran Picture and Picture adalah suatu model belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan logis.10 Model pembelajaran Picture and Picture merupakan salah satu model pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran.
2. Meningkatkan
Meningkatkan berasal dari kata tingkat yang artinya menaikkan derajat, taraf dan sebagainya. Contoh ptk biologi sma kurikulum 2013 Meningkat dalam penelitian ini adalah menaikkan aktivitas belajar peserta didik dalam proses pembelajaran.
3. Aktivitas Belajar
Aktivitas belajar merupakan suatu kegiatan yang berusaha memperoleh pengalaman tertentu sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Aktivitas belajar dalam judul penelitian ini adalah kegiatan yang dilakukan peserta didik ketika proses belajar di kelas berlangsung. Menurut Paul D. Dierich aktivitas belajar tersebut meliputi :
a. Kegiatan-kegiatan : membaca, melihat gambar-gambar, mengamati eksperimen, demonstrasi, pameran, mengamati orang lain bekerja, atau bermain.
b. Kegiatan-kegiatan lisan (oral) : mengemukakan suatu fakta atau prinsip, menghubungkan suatu kejadian, mengajukan suatu pertanyaan, memberi saran, mengemukakan pendapat, berwawancara, diskusi.
c. Kegiatan-kegiatan mendengarkan : mendengarkan penyajian bahan, mendengarkan percakapan, atau diskusi kelompok.
d. Kegiatan-kegiatan menulis : menulis cerita, menulis laporan, memeriksa karangan, membuat sketsa, atau rangkuman, mengerjakan tes, mengisi angket.
e. Kegiatan-kegiatan menggambar : menggambar, membuat grafik, diagram, peta, dan pola.
f. Kegiatan-kegiatan metrik : melakukan percobaan, memilih alat-alat, melaksanakan pameran, membuat model, menyelenggarakan permainan (simulasi).
g. Kegiatan-kegiatan mental : merenungkan, mengingat, memecahkan, masalah, menganalisis, faktor-faktor, menemukan hubungan-hubungan, membuat keputusan.
h. Kegiatan-kegiatan emosional : minat, membedakan, berani, tenang.
4. Biologi
Biologi adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk makhluk hidup, hewan, tumbuhan, dan jasad renik, masing-masing dikenal sebagai zoologi dan botani. Pembelajaran biologi merupakan proses yang diselenggarakan guru untuk membelajarkan siswa dalam belajar bagaimana memperoleh dan memproses pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam mempelajari seluk beluk makhluk hidup.
5. Sel
Sel adalah unit struktur dan fungsional terkecil pada makhluk hidup. Sel merupakan bagian terkecil dari organisme, terdiri dari satu atau lebih inti, protoplasma dan zat-zat multi yang berada disekelilingnya. T. Schwam dan M. Schpelden merumuskan teori sel berbunyi : Sel adalah unit, dasar kehidupan, semua tumbuh-tumbuhan dan hewan di bangun atas sel-sel. Sementara H.J.  Contoh proposal ptk biologi sma doc 

Dutrochot menemukan bahwa semua tumbuhan dan hewan terdiri dari sel berbentuk gembungan yang sangat kecil. Sel merupakan salah satu materi pokok yang disajikan dalam pembelajaran biologi peserta didik kelas XI-IPA2 baik SMA maupun MA.

CONTOH PTK IPA BIOLOGI SMA TERBARU

BAB II
LANDASAN TEORI DAN PENGAJUAN HIPOTESIS


A. Landasan Teori
1. Hakikat Belajar dan Pembelajaran
a. Belajar
1) Pengertian Belajar
Untuk memahami tentang pengertian belajar akan diawali dengan mengemukakan beberapa definisi tentang belajar. IPA tidak hanya merupakan kumpulan-kumpulan pengetahuan tentang benda atau makhluk hidup, tetapi merupakan cara kerja, cara berpikir dan cara memecahkan masalah. Berkaitan dengan pengertian belajar yang berhubungan dengan IPA, beberapa ahli memberikan definisi teori belajar sebagai berikut :
a) Teori belajar menurut Koffaka dan Kohler
Teori belajar yang dikemukan oleh Koffaka dan Kohler berupa teori “Gestalt” yakni memperoleh problem yang dihadapi. Contoh ptk biologi sma doc Belajar yang penting bukan mengulangi hal-hal yang harus dipelajari, akan tetapi mengerti dan memperoleh insight.
b) Teori belajar menurut Pieget
Piaget memandang belajar sebagai tindakan yang menyangkut pikiran, tindakan kognitif menyangkut tindakan tindakan penataan dan pengadaptasian terhadap lingkungan. Teori piaget mengenai terjadinya belajar didasari atas 4 konsep dasar, yang skema, asimilasi, akomodasi dan keseimbangan.
c) Teori belajar menurut Bruner
Bruner mengemukakan teorinya yang disebut “Free DiscoverLearning ´, menurut teori ini proses belajar akan berjalan dengan baik dan kreatif jika guru memberi kesempatan kepada siswa untuk menemukan suatu aturan (termasuk konsep, teori, definisi dan sebagainya) melalui contoh-contoh yang menggambarkan (mewakili) aturan yang menjadi sumbernya.
d) Teori belajar menurut W.S Winkel
W.S Wingkel dalam bukunya Psikologi pengajaran merumuskan bahwa belajar adalah suatu aktivitas mental/ psikis, yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan nilai-nilai sikap.
Belajar adalah mencari informasi atau pengetahuan baru dari sesuatu yang sudah ada di alam. Belajar akan membawa suatu perubahan pada individu-individu yang belajar. Download ptk biologi sma pdf Perubahan ini tidak hanya berkaitan dengan penambahan ilmu pengetahuan, tetapi juga bentuk kecakapan, keterampilan, sikap, pengertian, harga diri, minat, watak, dan penyesuaian diri. Dalam perkembangan intelektual terjadi proses sederhana seperti melihat, menyentuh, menyebut nama benda dan melakukan percobaan. Belajar IPA bermula dari hal-hal yang kongret, memandang sesuatu y6ang dipelajari secara terpadu dan melalui suatu proses sehingga terjadi suatu perubahan prilaku yang diakibatkan oleh pengalaman.
2) Prinsip-prinsip belajar
Dari beberapa definisi belajar yang telah dikemukakan oleh ahli dapat disimpulkan prinsip-prinsip belajar antara lain :
a) belajar akan berhasil jika disertai kemauan dan tujuan tertentu.
b) Belajar akan lebih berhasil jika disertai berbuat, latihan dan ulangan.
c) Belajar lebih berhasil jika memberi sukses yang menyenangkan.
d) Belajar lebih berhasil jika tujuan belajar berhubungan dengan aktivitas
belajar itu sendiri atau berhubungan dengan kebutuhan hidupnya.
e) Belajar lebih berhasil jika bahan yang sedang dipakai difahami, bukan
sekedar menghafal fakta.
f)      Dalam proses belajar memerlukan bantuan dan bimbingan orang lain. Hasil belajar dibuktikan dengan adanya perubahan dalam diri si pelajar.
g)      Ulangan dan latihan perlu, akan tetapi harus didahuluin pemahaman.
h)  Dalam Islam masalah belajar memiliki dasar dan tujuan yang terdapat dalam al Qur'an, sebagaimana dalam QS. Al Alaq ayat 1-5 sebagai berikut:

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmu itu paling pemurah.yang mengajarkan manusia mempergunakan kalam. Dia mengajarkan manusia tentang apa yang belum diketahuinya.
Islam mewajibkan pemeluknya untuk belajar dan mengembangkan kemampuan nalarnya secara terus-menerus bukan saja terhadap objek-objek di luar darinya (dunia flora dan fauna, dunia anorganik, serta alam raya), tetapi juga terhadap kehidupannya sendiri baik sebagai perorangan maupun sebagai suatu komunitas. Download PTK biologi sma lengkap 
Karena begitu pentingnya seseorang menuntut ilmu terutama bagi setiap Muslim sehingga selain dalam al Qur’an, dalam hadits Rasulullah Saw, juga dijelaskan bahwa belajar merupakan kewajiban yang harus dijalankan setiap muslim yang berbunyi:
 
Dari Anas dia berkata: Rasullullah Saw, bersabda: menuntut ilmu dwajibkan kepada setiap muslim. (HR. Muslim)
Menurut Syekh Abdul Aziz dan Abdul Majid dalam kitab At-Tarbiyatul wa Thuruqut Tadris mendenifisikan belajar sebagai berikut:
 
(Belajar adalah merupakan perubahan tingkah laku pada hati (jiwa) si pelajar berdasarkan yang sudah dimiliki menuju perubahan baru).
Menurut Lestar D.Crow,Ph.D dan Alice Crow,Ph.D. mengemukakan definisi belajar : ³Learning is the acquisition of habits, knowledge, and attitudes. It involves new ways of doing things, and it operates in an individuals attempts to overcome obstacles or to adjust to new situations.  (belajar adalah hal memperoleh kebiasaan, pengetahuan, dan sikap. Belajar melahirkan cara-cara baru untuk melakukan sesuatu dan mengusahakan individu mengatasi rintangan atau menyesuaikan diri dengan situasi baru).
Dari pendapat-pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa belajar adalah suatu proses perubahan tingkah laku individu melalui interaksi dengan lingkungnnya. Jadi ciri khas suatu suatu proses belajar adalah jika individu tersebut mengalami perubahan. Perubahan¬perubahan itu sebagai indikasi telah terjadinya proses belajar.
b. Pembelajaran
Pembelajaran adalah proses yang diselenggarakan oleh guru untuk membelajarkan siswa dalam belajar bagaimana belajar dalam memperoleh dan memproses pengetahuan, ketrampilan dan sikap.
Menurut Oemar Hamalik, Pembelajaran adalah suatu kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, pelengkap, dan prosedur yang saling mempengaruhi mencapai tujuan pembelajaran. Contoh ptk biologi sma doc  Manusia terlibat dalam sistem pengajaran terdiri dari siswa, guru, dan tenaga lainnya, misalnya tenaga laboratorium. Material meliputi buku-buku, papan tulis dan kapur, fotografi, slide dan film, audio dan video tape. Fasilitas dan perlengkapan terdiri dari ruang kelas, perlengkapan audiovisual, juga komputer, prosedur, meliputi jadwal dan metode penyampaian informasi, praktek, belajar, ujian dan sebagainya.
Sedangkan menurut Sukintaka Pembelajaran mengandung pengertian, bagaimana para guru mengajarkan sesuatu kepada peserta didik, tetapi di samping itu juga terjadi peristiwa bagaimana peserta didik mempelajarinya. Jadi, di dalam suatu peristiwa pembelajaran terjadi dua kejadian secara bersama, ialah pertama, ada satu pihak yang memberi dan kedua, pihak lain yang menerima. Oleh sebab itu, dalam peristiwa tersebut dapat dikatakan terjadi proses interaksi edukatif.
Sistem pembelajaran tidak dapat dilaksanakan dengan cara membaca buku, belajar di kelas atau di sekolah saja, karena pembelajaran diwarnai oleh organisasi dan interaksi antara berbagai komponen yang saling berkaitan, untuk mempelajarkan peserta didik.
Ada tiga macam ciri khas yang terkandung dalam sistem pembelajaran, ialah :
1. Rencana, ialah penataan ketenagaan, material, dan prosedur, yang merupakan unsur-unsur sistem pembelajaran khusus.
2. Kesalingtergantungan, antara unsur-unsur sistem pembelajaran yang serasi dalam suatu keseluruhan.
3. Tujuan, sistem pembelajaran mempunyai tujuan tertentu yang hendak dicapai. Tujuan utama sistem pembelajaran adalah agar siswa belajar.
Dalam proses pendidikan pembelajaran merupakan salah satu aktivitas yang paling utama. Sehingga keberhasilan dari pendidikan tergantung pada efektif tidaknya pembelajaran. Contoh ptk biologi sma kurikulum 2013 Unsur-unsur minimal yang harus ada dalam sistem pembelajaran adalah peserta didik, suatu tujuan dan suatu prosedur kerja untuk mencapai tujuan.

2. Aktivitas belajar
Aktivitas merupakan segala kegiatan yang yang dilaksanakan baik secara jasmani dan rohani. Dalam belajar sangat diperlukan adanya aktivitas, tanpa aktivitas belajar tidak mungkin berlangsung dengan baik. Aktivitas dalam belajar dipahami sebagai serangkain kegiatan jiwa raga, psikofisik, menuju perkembangan individu yang menyangkut unsur cipta (kognitif), rasa (efectif) dan karsa (psikomotor). Aktivitas belajar merupakan suatu kegiatan yang berusaha memperoleh pengalaman tertentu sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Aktivitas guru dan peserta didik sebagai pelaku utama dalam kegiatan belajar mengajar mutlak diperlukan demi terciptanya tujuan belajar. Aktivitas guru harus mampu membangkitkan aktivitas peserta didik dan mampu memancing kreatifitas peserta didik, sehingga kegiatan belajar mengajar menjadi dinamis. Peserta didik aktif mendengar, berfikir, bertanya, menjawab, menanggapi pertanyaan merupakan indikator siswa aktif.
Pendidikan modern lebih menitik beratkan pada aktivitas sejati, dimana peserta didik belajar sambil bekerja. Dengan bekerja peserta didik memperoleh pengetahuan, pemahaman, ketrampilan dan perilaku lainnya termasuk sikap dan nilai. Sehubungan dengan hal tersebut sistem pembelajaran dewasa ini sangat menekankan pada pendayagunaan asas keakitifan (aktivitas) dalam proses belajar dan pembelajaran untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Download ptk biologi sma kelas xi doc Menurut Paul D.Dierich aktivitas belajar tersebut meliputi :
a. Kegitan-kegiatan visual: membaca, melihat gambar-gambar, mengamati eksperimen, demonstrasi, pameran, mengamati orang lain bekerja, atau bermain.
b. Kegiatan-kegiatan lisan (oral): mengemukakan suatu fakta atau prinsip, menghubungkan suatu keejadian, mengajuakan suatu pertanyaan, memberi saran, mengemukakan pendapat, berwawancara, diskusi.
c. Kegiatan-kegiatan mendengarkan: mendengarkan penyajian bahan, mendengarkan percakapan atau diskusi kelompok.
d. Kegiatan-kegiatan menulis: menulis cerita, menulis laporan, memeriksa karangan, membuat sketsa, atau rangkuman, mengerjakan tes, mengisi angket.
e. Kegiatan-kegiatan menggambar: menggambarr, membuat grafik, diagram, peta dan pola.
f. Kegiatan-kegiatan metrik: melakukan percobaan, memilih alat-alat, melaksanakan pameran, membuat model, menyelenggarakan pameran (simulasi).
g. Kegiatan-kegiatan mental: merenungkan, mengingatkan, memecahkan masalah, menganalisis faktor-faktor, menemukan hubungan-hubungan, membuat keputusan.
h. Kegiatan-kegiatan emosional : minat, membedakan ,berani, tenang. 
Pengunaan aktivitas dalam pembelajaran memiliki manfaat tertentu, antara lain:
a.   Siswa mencari pengalaman sendiri dan langsung mengalami sendiri. 
b.  Berbuat sendiri akan mengembangkan seluruh aspek pribadi siswa
c. Memupuk kerjasama yang harmonis dikalangan para siswa yang pada gilirannya dapat memperlancar kerja kelompok.
d.   Siswa belajar dan bekerja berdasarkan minat dan kemampuan sendiri, sehingga sangat bermanfaat dalam rangka pelayanaan perbedaan individual
e.  Memupuk disiplin belajar dan suasana belajar yang demokratis dan kekeluargaan, musyawarah dan mufakat.
f. Membina dan memupuk kerjasama antara sekolah dan masyarakat, antara guru dan orang tua siswa, yang bermanfaat dalam pendidikan siswa. Contoh proposal ptk biologi sma doc 
g. Pembelajaran dan belajar dilaksanakan secara realistik dan konkrit, sehingga dapat mengembangkan pemahaman dan berpikir kritis serta menghindarkan terjadinya verbalisme.
h. Pembelajaran dan belajar menjadi lebih hidup.
Dalam belajar sangat diperlukan adanya aktvitas, tanpa adanya aktivitas proses belajar tidak mungkin belajar dengan baik. Dalam setiap proses belajar, peserta didik selalu menampakkan keaktifan. Aktifnya peserta didik selama proses belajar memgajar merupakan salah satu indikator atau motivasi peserta didik untuk belajar. Keaktifan itu beragam bentuknya, mulai dari kegiatan fisik yang mudah diamati sampai kegiatan psikis yang susah diamati. Kegiatan fisik bisa berupa membaca, mendengar, menulis, berlatih ketrampilan-ketrampilan, dan sebagainya.sedangkan kegiatan psikis misalnya menggunakan khasanah pengetahuan yang dimiliki dalam memecahkan masalah yang dihadapi, membandingkan satu konsep yang lain, menyimpulkan hasil percobaan, dan kegiatan psikis lain.
Keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran akan menyebabkan interaksi yang tinggi antara guru dan peserta didik ataupun peserta didik yang lain. Aktivitas yang timbul dari peserta didik akan mengakibatkan pula terbentuknya pengetahuan dan keterampilan yang akan mengarah pada peningkatan prestasi.

3. Hakekat Pembelajaran Biologi
Biologi berasal dari kata bios yang berarti hidup, dan logos yang berarti ilmu. Biologi adalah cabang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) atau Sains yang mempelajari khusus tentang makhluk hidup. Biologi merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang kehidupan, yang berarti bahwa senua benda yang hidup menjadi objek Biologi, oleh karena itu Biologi berobjek pada benda-benda hidup. Download ptk biologi sma pdf Pada umumnya IPA mempunyai peran penting dalam mutu pendidikan, khususnya di dalam menghasilkan peserta didik yang berkualitas, yaitu manusia yang mampu berpikir kritis, kreatif, logis dan inisiatif.
Dalam Kurikulum Satuan Pendidikan (KTSP) pokok pembelajaran IPA memiliki materi yang memuat kajian dimensi objek, tingkat organisasi objek dan tema atau persoalan aspek, Fisis, Kimia dan Biologi. Pada aspek Biologi IPA mengkaji berbagai fenomena pada makhluk hidup berbagai tingkat organisasi kehidupan dan interaksinya dengan faktor lingkungan. Biologi merupakan salah satu cabang dari ilmu pengetahuan alam (IPA) yang memiliki kekhasan dibanding dengan ilmu alam lain, objek kajian Biologi berupa benda konkrit dan dapat ditangkap indera, dikembangkan berdasarkan pengalaman empiris (pengalaman nyata), memiliki langkah yang sistematis yang bersifat baku dan menggunakan cara berpikir logis.
Pengetahuan Biologi yang dipelajari siswa SMA lebih menekankan pada fenomena alam dan penerapannya yang meliputi beberapa aspek dan secara umum terdapat dalam rambu-rambu KTSP yaitu Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No.22 tahun 2006 tentang standar isi untuk satuan pendidikan. Di kelas XI-IPA2 IPA semester I mata pelajaran Biologi SMA membahas beberapa materi pokok yang sulit dipelajari hanya dengan metode konvensional (ceramah). Sehingga penulis memilih penelitian di kelas XI-IPA2 IPA semester I dan lebih mengkhususkan pada materi pokok Sel.

4. Tujuan Pembelajaran Biologi
Semakin pesatnya perkembangan IPTEK dalam berbagai bidang di masyarakat, terutama bidang pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan cara pembelajaran menyiapkan peserta didik untuk mampu berfikir logis, kritis, kreatif, serta berargumentasi secara benar.
Mata pelajaran Biologi dikembangkan melalui kemampuan berpikir analisis, induktif, dan deduktif untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan alam sekitar.
Mata pelajaran Biologi bertujuan untuk :
a. Membentuk sikap positif terhadap Biologi dengan menyadari keteraturan dan keindahan alam serta mengagungkan Tuhan YME
b. Memupuk sikap ilmiah yaitu jujur, objektif, terbuka, ulet, kritis dan dapat bekerja sama dengan orang lain
c. Mengembangkan pengalaman dengan cara percobaan serta mengkomunikasikan percobaan secara lisan dan tertulis. Download PTK biologi sma lengkap 
d. Mengembangkan kemampuan berpikir analitis, induktif dan deduktif dengan menggunakan konsep dan prinsip Biologi
e. Mengembangkan konsep dan prinsip Biologi dan saling keterkaitannya dengan IPA lainnya serta mengembangkan prngetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri
f. Menerapkan konsep dan prinsip Biologi untuk menghasilkan karya teknologi sederhana yang berkaitan dengan kebutuhan manusia
g. Meningkatkan kesadaran dan berperan serta dalam menjaga kelestarian lingkungan
Biologi dapat membantu peserta didik memahami alam dan gejalanya, untuk itu dalam pembelajaran Biologi harus memberi pengalaman belajar kepada peserta didik, agar peserta didik dapat mengerti dan memahami secara langsung alam sekitar.

5. Metode Pembelajaran Kooperatif Picture and Picture. 
a. Model Pembelajaran
Model diartikan sebagai kerangka konseptual yang digunakan sebagai pedoman dalam melakukan suatu kegiatan. Model pembelajaran adalah kumpulan-kumpulan melukiskan pro sedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu, dan berfungsi sebagai pedoman bagi para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas belajar.
Model pembelajaran merupakan pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas maupun tutorial.
Melalui model pembelajaran guru dapat membantu peserta didik mendapatkan informasi, ide, keterampilan, cara berpikir, dan mengekspresikan ide.
b. Pembelajaran Kooperatif

1) Pengertian
Cooperative learning berasal dari kata cooperative yang artinya mengerjakan sesuatu secara bersama-sama dengan saling membantu satu sama lainnya sebagai satu kelompok atau satu tim. Contoh ptk biologi sma doc Cooperative learning merupakan pembelajaran yang banyak digunakan untuk mewujudkan kegiatan belajar mengajar yang berpusat pada peserta didik dan mengatasi masalah guru dalam mengaktifkan peserta didik.
Menurut Thomson pembelajaran kooperatif menambah unsur¬unsur interaksi sosial pada pembelajaran IPA. Dalam pembelajara kooperatif peserta didik belajar bersama-sama dalam kelompok– kelompok kecil saling membantu satu sama lain. Kelas disusun dalam kelompok yang terdiri dari 4-5 siswa dengan kemampuan yang heterogen, maksud kelompok heterogen adalah terdiri dari campuran kemampuan siswa, jenis kelamin dan suku.
Anita Lie menyatakan cooperative learning dengan istilah pembelajaran gotong royong, yaitu sistem pembelajaran yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bekerjasama dengan siswa lain dalam tugas-tugas yang terstruktur. Lebih jauh dikatakan, cooperative learning hanya berjalan kalau sudah terbentuk suatu kelompok atau suatu tim yang di dalamnya siswa belajar secara terarah untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan dengan jumlah anggota kelompok pada umumnya terdiri dari 4-6 orang saja.
David dalam bukunya Learning Togheter and Alone mengemukakan bahwa ”Cooperative learning is a complex instruction procedure that requires conceptual knowledge.´ (Pembelajaran kooperatif merupakan pro sedur pembelajaran yang bersifat kompleks dan membutuhkan pengetahuan konseptual).
Dalam pembelajaran kooperatif peserta didik tidak hanya mempelajari materi saja, peserta didik juga harus mempelajari keterampilan khusus yang disebut keterampilan kooperatif. Contoh ptk biologi sma kurikulum 2013 Ketrampilan ini berfungsi untuk melancarkan hubungan kerja dan tugas, peranan hubungan kerja dapat dibngun dengan membagi tugas anggota kelompok selama kegiatan.
Keberhasilan kooperatif merupakan keberhasilan bersama dalam sebuah kelompok. Setiap anggota kelompok tidak hanya melaksanakan tugas masing-masing tetapi perlu adanya kerjasama anggota kelompok. Sebagaimana firman Allah SWT di dalam Al Qur’an Al Maidah ayat 2 yang menganjurkan untuk saling bekerjasama :
 
...…”dan to long menolonglah kamu atas kebaikan dan takwa dan janganlah kamu tolong menolong atas kejelekan dan dosa”… 
Menurut Johson dan Johson ada empat elemen dasar dalam pembelajaran kooperatif yaitu :
1) Saling ketergantungan positif
2) Interaksi tatap muka
3) Akuntabilitas individual
4) Keterampilan menjalin hubungan interpersonal
Pembelajaran koopertif menampakkan wujudnya dalam bentuk belajar kelompok, dalam belajar kelompok kooperatif peserta didik tidak diperkenankan mendominasi atau menggantungkan diri pada peserta didik lain. Keberhasilan kooperatif merupakan keberhasilan bersama dalam sebuah kelompok. Download ptk biologi sma kelas xi doc Setiap anggota kelompok tidak hanya melaksanakan tugas masing-masing tetapi perlu adanya kerjasama sesama anggota kelompok.
2) Tujuan Pembelajaran Kooperatif
Pelaksanaan model pembelajaran kooperatif membutuhkan partisipasi dan kerjasama dalam kelompok pembelajaran. Tujuan utama dalam model pembelajaran kooperatif adalah agar peserta didik dapat belajar secara berkelompok bersama teman-temannya dengan cara saling menghargai pendapat dan memberikan kesempatan kepada orang lain untuk mengemukakan gagasannya dengan menyampaikan pendapat mereka secara berkelompok.
Trianto mengemukakan tujuan dari pembelajaran kooperatif yaitu untuk meningkatkan partisipasi siswa, memfasilitasi siswa dengan pengalaman sikap kepemimpinan dan membuat keputusan dalam kelompok, serta memberikan kesempatan pada siswa untuk berinteraksi dan belajar bersama-sama siswa yang berbeda latar belakangnya.
Johnson dan Johnson juga menerangkan dari data hasil penelitian menunjukkan bahwa belajar kooperatif akan mendorong siswa belajar lebih banyak materi pelajaran, merasa lebih nyaman dan termotivasi untuk belajar, mencapai hasil belajar yang tinggi, memiliki kemampuan yang baik untuk berfikir secara kritis, memiliki sikap positif terhadap objek studi, menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam aktivitas kerjasama, memiliki aspek psikologis yang lebih sehat dan mampu menerima perolehan yang ada di antara teman satu kelompok. Download ptk biologi sma pdf 
Model pembelajaran kooperatif dikembangkan untuk mencapai tiga tujuan antara lain sebagai berikut:
a) Untuk meningkatkan kinerja peserta didik dalam tugas-tugas akademik.
b) Memberikan peluang kepada peserta didik yang berbeda latar belakang dan kondisi untuk belajar menghargai satu sama lain.
c) Mengajarkan kepada peserta didik keterampilan kerjasama dan kolaborasi.
c. Picture and Picture
Picture artinya gambar, sedangkan Picture and Picture adalah gambar dan gambar. Model pembelajaran Picture and Picture merupakan suatu model belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan logis. Model pembelajaran Picture and Picture merupakan salah satu model pembelajaran yang digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Adapun langkah-langkah model pembelajaran Picture and Picture adalah sebagai berikut:
1) Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai
2) Menyajikan materi sebagai pengantar
3) Guru menunjukan atau memperlihatkan gambar-gambar kegiatan berkaitan dengan materi
4) Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian memasang/menggurutkan gambar-gambar menjadi gambar atau urutan yang logis
5) Guru menanyakan alasan atau dasar urutan pemikiran urutan gambar tersebut
6) Dari alasan/urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep atau materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
7) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran.
Model pembelajaran ini tentu saja memiliki kelebihan dan kekurangan, kelebihan dari model pembelajaran ini adalah: guru kemampuan masing¬masing peserta didik dan melatih peserta didik untuk berpikir logis dan sistematis. Download PTK biologi sma lengkap Sedangkan kekurangan dari model pembelajaran ini adalah memakan waktu yang banyak (kurang efektif).
Namun perlu diingat bahwa langkah-langkah model pembelajaran Picture and Picture yang telah dijabarkan sebelumnya tidak menjadi patokan tetap, artinya langkah-langkah tersebut bias divariasi dengan tindakkan lainnya supaya bias lebih efektif dan inofatif. Dalam pembelajaran ini yang terpenting adalah peserta didik lebih aktif dalam proses pembelajaran sehingga peserta didik mudah dalam memahami dan menguasai materi yang diajarkan.
6. Materi Pokok Sel
Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) materi tentang sel merupakan materi dalam pembelajaran IPA biologi untuk kelas XI-IPA2 semester I, terdapat materi pokok mengenai sel dengan Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar dan Indikator sebagai berikut:
Standar Kompetensi (SK) : 1. Memahami struktur dan fungsi sel sebagai unit terkecil kehidupan.
Kompetensi Dasar (KD) : 1.1. Mendeskripsikan komponen kimiawi sel, struktur dan funsi sel sebagai unit terkecil kehidupan.
1.2. Mengidentifikasi organel sel tumbuhan dan hewan.
1.3. Membandingkan mekanisme trandspor pada membrane (difusi, osmosis, transport aktif, endositosis dan eksositosis)
Indikator :
1. Menyebutkan organela sel tumbuhan dan hewan
2. Membedakan organela sel tumbuhan dan hewan
3. Menjelaskan fungsi organela sel tumbuhan dan hewan
4. Menjelaskan difusi, osmosis, dan transpor aktif
5. Membedakan osmosis sel hewan dan sel tumbuhan
6. Mendeskripsikan kotranspor, endositosis dan eksositosis
a. Pengertian Sel
Sel berasal dari kata “cella” yang berarti ruang berukuran kecil, maka sel merupakan unit terkecil yang menjadi dasar kehidupan. Contoh ptk biologi sma doc Sel pertama kali dilihat oleh ilmuan Inggris yang bernama Robert Hooke (1665) pada saat mengamati penampang melintang sayatan tipis gabus dari batang tumbuhan di bawah mikroskop. Ia melihat rongga kosong segi enam mirip kamar sehingga ia menamakannya sel (cellula/ kamar). Dan berisi bahan kehidupan yang disebut protoplasma.
Max Schultz dan Thomas Huxley menyatakan bahwa sel merupakan kesatuan fungsional kehidupan yang menunjukan bahwa aktivitas yang berlangsung dalam tubuh makhluk hidup tercermin dalam aktivitas dalam sel.
Rudolf Virchow (1858) mengemukakan bahwa sel berasal dari sel (Omnis cellula e cellula), sehingga lahirlah teori “sel merupakan kesatuan pertumbuhan” dan setelah di temukannya gen dalam kromosom yang ada di dalam nukleus maka lahirlah teori “sel merupakan kesatuan hereditas dari makhluk hidup”. Contoh ptk biologi sma kurikulum 2013 
Sedangkan Walther Flemming dan Eduard Strasburger (1875), mengamati pembelahan sel pada reproduksi sel sehingga memunculkan teori “sel merupakan kesatuan reproduksi dari makhluk hidup”.
Sel merupakan bagian terkecil dari organisme, terdiri dari satu atau lebih inti, protoplasma, dan zat-zat mati yang berada disekelilingnya. T. Schwann dan M. Schleiden merumuskan teori sel yang berbunyi: “Sel adalah unit dasar kehidupan. Semua tumbuh-tumbuhan dan hewan dibangun atas sel-sel.” Sementara H.J Dutrochet menemukan bahwa semua tumbuhan dan hewan terdiri dari sel berbentuk gembungan yang sangat kecil. 
Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel. Karena itulah, sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya dapat terpenuhi. Makhluk hidup (organisme) tersusun dari satu sel tunggal (uniselular), misalnya bakteri, Archaea, serta sejumlah fungi dan (protozoa) atau dari banyak sel (multiselular). Secara umum setiap sel memiliki 4 komponen berikut :
a) Membran atau selaput sel disebut juga plasma lemma.
b) Plasma atau cairan sel disebut sitoplasma.
c) Inti sel (nukleus), dipisahkan dari sitoplasma oleh selaput yang lebih tebal dari pada membran sel sendiri. Inti sel mengandung cairan yang lebih kental dari pada sitoplasma.
d) Organel atau mikro organel sel yang terdapat dalam sitoplasma antara lain mitokondria, alat golgi, plastida, vakuola, sentriol, inti sel dan nukleolus.
Seiring dengan perkembangan teknologi mikroskop, ditemukan dua tipe struktur sel, yaitu sel prokariotik yakni sel yang tanpa membran inti contoh sel bakteri, dan sel eukariotik yakni sel yang memiliki membran inti, sehingga terjadi pemisahan antara inti sel dan sitoplasma contoh sel hewan dan tumbuhan. Download ptk biologi sma kelas xi doc 
b. Bagian sel dan Organel sel
Bagian sel dan organel sel dapat diuraikan sebagai berikut :
1) Membran sel (membran plasma)
Membran plasma merupakan bagian sel yang paling luar yang membatasi isi sel dan sekitarnya. Membran plasma mengendalikan lalu¬lalang zat ke dalam dan luar sel, membran plasma terdiri dari lapisan protein yang rapat (lapisan luar dan dalam) yang mengelilingi lapisan fosfolipid yang lebih tebal namun tidak begitu rapat. 
 
2) Nukleus (inti sel)
Inti sel merupakan bagian sel yang paling mencolok diantara organel-organel di dalam sel. Di dalam inti sel terdapat :
a) Nukleolus (anak inti)
Berfunsi mensintesis berbagai macam molekul RNA (asan ribonukleat) yang digunakan dalam perakitan ribosom.
b) Nukleoplasma (cairan inti)
Merupakan zat yang tersusun dari protein.
c) Butiran kromatin
Terdapat pada nukleoplasma, nampak jelas pada saat sel tidak membelah, butiran kromatin menebal menjadi struktur seperti benang yang disebut kromosom.

3) Sitoplasma
Sitoplasma (cairan sel) matriks yang berada di bagian dalam membran plasma akan tetapi di luar nukleus. Sitoplasma tersusun dari sitosol yang bersifat koloid (kental). Contoh proposal ptk biologi sma doc 
Sitoplasma mempunyai fungsi sebagai berikut:
a) Tempat terjadinya metabolisme sitisolik, misalnya glikolisis serta tempat terjadinya sintesis protein oleh ribosom
b) Tempat penyimpanan bahan kimia yang berguna bagi metabolisme sel, misalnya enzim, protein dan lemak
c) Sarana atau fasilitator agar organel tertentu di dalam sel dapat bergerak, hal ini dikarenakan adanya aliran sitoplasma.

4) Organel sel
a) Ribosom
Ribosom merupakan butiran kecil nukleoprotein yang tersebar di dalam sitoplasma atau melekat di retikulum endoplasma. Bahan penyusun ribosom adalah protein dan RNA ribosomal (RNAr). Ribosom merupakan tempat sintesis protein. Ribosom yang tersebar bebas di sitoplasma berguna untuk mensintesis protein yang berfungsi di dalam sitoplasma, sedangkan ribosom yang melekat pada permukaan RE berfungsi untuk mensintesis protein yang hasilnya masuk ke lumen RE.
b) Retikulum endoplasma
Retikulum endoplasma (RE) merupakan serangkaian saluran bermembrab yang melintang di dalam sitoplasma. Retikulum endoplasma (RE) membentuk jaringan bersambung-sambung yang membentang dari membran sel sampai ke membran nukleus.
Ada dua macam RE, yaitu RE kasar dan RE halus. Disebut RE kasar karena permukaanya di tempeli oleh ribosom, sedangkan RE halus tidak ditempeli oleh ribosom sehingga permukaannya halus.
 
Gambar 2.2 RE kasar dan RE halus 
c) Badan golgi
Badan golgi merupakan kantung pipih bertumpuk yang tersusun dari ukuran besar hingga ukuran kecil dan terikat membran. Badan golgi mempunyai fungsi antara lain sebagai berikut :
1) Membentuk kantong-kantong (vesikula) untuk sekresi, terutama pada sel-sel kelenjar Download ptk biologi sma pdf 
2) Membentuk membran plasma
3) Membentuk dinding sel pada sel tumbuhan
4) Membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom.
d) Lisosom
Lisosom merupakan kantong yang dikelilingi membran tunggal yang digunakan sel untuk mencerna makro molekul. Lisosom dihasilkan oleh badan golgi. Lisosom berfungsi untuk mencerna makromolekul secara intraseluler dan merusak sel-sel asing.
e) Mitokondria
Mitokondria merupakan organel sel bermembran rangkap yang sangat penting untuk metabolisme energi dalam sel, mitokondria tediri dari membran luar dan membran dalam yang berlekuk-lekuk (krita). Membran luar mitokondria berfungsi sebagai pembatas antara bagian dalam mitokondria dan sitoplasma, sedangkan membran dalam mitokondria berfungsi melangsungkan rantai respirasi yang menghasilkan ATP (energi). Mitokondria berfungsi sebagai tempat berlangsungnya pernafasan sel dan pembentukan tenaga (energi).
 
Gambar 2.4 Mitokondria 
f) Peroksisom
Peroksisom adalah kantong yang memiliki membran tunggal. Peroksisom berisi berbagai enzim dan yang paling khas dalah enzim katalase.
g) Plastida
Plastida adalah organel yang hanya terdapat pada sel tumbuahan. Ada tiga macam plastida yaitu :
1) Kloroplas yaitu plastida yang mengandung klorofil, klorofil berfungsi pada saat fotosintesis Download PTK biologi sma lengkap 
2) Kromoplas yaitu plastida yang berwarna kuning, jingga dan merah karena mengandung karoten
3) Leukoplas yaitu plastida yang tidak berwarna, leukoplas biasanya berguna untuk menyimpan cadangan makanan.
h) Dinding sel
Bahan utama penyusun dinding sel adalah berupa zat kayu yaitu selulosa yang tersusun dari glukosa. Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan yang merupakan lapisan rangkap di luar selaput plasma.
i) Vakuola
Vakuola merupakan organel sel bermembran yang berisi cairan vakuola. Vakuola terdapat pada sel hewan dan sel tumbuhan, namun vakuola pada sel tumbuhan memiliki fungsi yang lebih nyata dibandingkan dengan vakuola sel hewan.
 
Gambar 2.6 Vakuola
j) Sentriol
Sentriol merupakan sepasang struktur seperti silinder yang memiliki lubang di tengah dan tersusun dari protein mikrotubulus, sentriol tersusun dari mikrotubulus yang membentuk suatu struktur protein seperti jala yang disebut dengan benang spindel. Sentriol berperan untuk mengatur polaritas (kutub) pembelahan sel hewan dan mengatur pemisahan kromosom selama pembelahan sel, sentriol hanya terdapat pada sel hewan. Contoh ptk biologi sma doc 
c. Sel tumbuhan dan Sel hewan
Pada sel hewan dan sel tumbuhan mempunyai perbedaan sebagai berikut :

Tabel 2.1
Gambar 2.7 Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

d. Transpor melalui membran sel
Membran sel bersifat semipermeabel atau selektif permeabel yakni membran sel hanya dapat dilalui oleh air dan zat-zat yang terlarut di dalamnya, membran sel berfungsi mengatur gerak materi atau transportasi dari atau luar sel. Transpor melalui membran sel dapat di bedakan menjadi dua yakni transpor pasif dan aktif.
1) Transpor pasif
Transpor pasif adalah transpor ion, molekul dan senyawa yang tidak memerlukan energi untuk melewati membran plasma. Transpor aktif mengakup osmosis dan difusi
a) Osmosis
Perpindahan pelarut (misalnya air) melalui membran selektif permiabel dari konsentrasi pelarut lebih tinggi (hipotonik) menuju konsentrasi pelarut yang rendah (hipertonik). Kondisi osmotik sel yang bervariasi selalu dialami oleh sel hewan dan tumbuhan. Contoh ptk biologi sma kurikulum 2013 Sel hewan tidak memiliki dinding sel sehingga lebih mudah rusak akibat masuknya air, namun sel tumbuhan relatif tidak mudah rusak akibat masuknya air karena memiliki dinding sel.
 
Gambar 2.8 osmosis sel tumbuha dan sel hewan
b) Difusi
Difusi adalah perpindahan zat (gas, padat atau cair) dengan atau tanpa melewati membran dari daerah yang konsentrasinya tinggi ke daerah yang konsentrasinya rendah sehingga konsentrasi zat menjadi sama. Contoh pada hewan bersel satu, oksigen diambil dari lingkungannya hanya dengan cara difusi. Oksigen dapat berdifusi ke dalam hewan unisel tersebut karena konsentrasi oksigen di udara lebih tinggi dari pada dalam sel.
 
Gambar 2.9 difusi

2) Transpor aktif
Transpor aktif memerlukan energi untuk membawa molekul dari satu sisi membran ke membran lainnya. Transpor aktif juga memerlukan protein sebagai pembawa atau kendaraan untuk melewati membran. Transpor aktif dibedakan menjadi :
a) Pompa ion
Pompa ion adalah transpor ion melewati membran plasma yang melawan gradien konsentrasi
b) Kantranspor
Kontraspor adalah transpor suatu zat yang mengaktifkan transpor zat lain.
c) Endositosis dan eksositosis
Endositosis adalah peristiwa pembentukan kantong membran sel saat larutan atau partikel ditransfer ke dalam sel. Download ptk biologi sma kelas xi doc  Dibedakan menjadi 2: pinositosis (zat yang dimasukan berupa zat cair) dan fagositosis (zat yang dimasukan berupa benda padat).
Sedangkan eksositosis pergerakan kantong membran kepermukaan sel dan mengosongkan isi sel keluar.
 
Gambsr 2.10
Maksud dari gambar di atas adalah :
a. Ikatan Na+ di dalam sitoplasma dengan protein merangsang fosforilasi oleh ATP
b. Fosforilasi menyebabkan protein berubah bentuk
c. Dengan mengubah bentuk Na+ dilepas keluar sel dan K+ dari luar sel diikat.
d. Ikatan K+ merangsang dilepasnya kelompok fosfat
e. Hilangnya fosfat mengembangkan bentuk semula protein ikatan K+ dilepas dalam sel.
f. Siklus kembali seperti semula.
7. Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture pada Materi Pokok Sel
Pendidiakn merupakan suatu kegiatan belajar yang berlangsung sepanjang waktu kehidupan manusia. Proses pembelajaran atau pendidikan memungkinkan seseorang menjadi lebih manusiawi, sehingga disebut dewasa dan mandiri. Bertumbuh menjadi dewasa dan mandiri berarti semakin mampu bertanggung jawab atas diri sendiri, mampu menyatakan pendapat, dan mampu mengeluarkan potensi-potensi yang dipercayakan Sang Pencipta. Bertumbuh menjadi dewasa dan mandiri berarti semakin mengenal dan menjadi diri sendiri, menjauhkan kecenderungan suka meniru atau sekedar ikut-ikutan, dan semakin jujur dengan diri sendiri.
Penerapan model pembelajaran Picture and Picture sangat erat dengan sikap mandiri, jujur serta mampu bertanggung jawab terhadap diri sendiri. Contoh proposal ptk biologi sma doc Sikap kemandirian peserta didik ini tampak ketika peserta didik ditunjuk ke depan kelas untuk menyusun gambar-gambar tanpa pengaruh peserta didik yang lain, sikap kejujuran tampak ketika peserta didik ditunjuk untuk menjelaskan susunan gambar-gambar tersebut tanpa bantuan temannya yang lain, sedangkan sikap tanggung jawab terhadap dirinya sendiri nampak ketika setiap peserta didik harus terlibat secara aktif dalam diskusi kelompok, mereka tidak boleh bergantung kepada teman lain, meskipun berada dalam satu kelompok dan harus bisa mempertanggung jawabkan apa saja yang mereka lakukan atas nama kelompok masing-masing.
Adapun perencanaan langkah-langkah Penerapan model pembelajaran Picture and Picture pada materi pokok sel pada siklus I dan siklus II, adalah sebagai berikut :
a. Siklus I
Pada siklus I, proses pembelajaran biologi diawali dengan penyampaian materi pokok sel pada sub bab pertama, yaitu mengenai organel sel tumbuhan dan sel hewan., yang di sertai gambar-gambar yang berkaitan dengan materi. Kemudian dilanjutkan dengan pembagian kelompok secara acak (heterogen) dilanjutkan dengan diskusi kelompok. Setelah itu barulah dilaksanakan model pembelajaran Picture and Picture, dengan langkah-langkah sebagai berikut :
1) Guru menyajikan materi sebagai pengantar
2) Guru menunjukan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi
3) Guru membagikan gambar tersebut kepada masing-masing kelompok untuk dirangkai
4) Guru menunjuk/ memanggil siswa secara acak untuk mengurutkan/ merangkai gambar-gambar menjadi urutan logis
5) Dari gambar tersebut guru memulai menanamkan materi sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai.
6) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran
7) evaluasi
b. Siklus II
Sama halnya dengan siklus I, pada siklus II proses pembelajaran biologi juga diawali dengan penyampaian sub bab kedua, yaitu mengenai transpor pada membran sel, yang di sertai gambar-gambar yang berkaitan dengan materi. Kemudian dilanjutkan dengan pembagian kelompok secara acak (heterogen) dilanjutkan dengan diskusi kelompok. Setelah itu barulah dilaksanakan model pembelajaran Picture and Picture, dengan langkah¬langkah yang sedikit berbeda dengan siklus I, seperti dibawah ini :
1) Guru menyajikan materi sebagai pengantar
2) Guru menunjukan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi
3) Guru menjelaskan keterkaitan gambar dengan materi
4) Guru membagikan gambar tersebut kepada masing-masing kelompok untuk dirangkai, gambar untuk diskusi diperbanyak Contoh proposal ptk biologi sma doc
5) Guru menunjuk/ memanggil siswa secara acak untuk mengurutkan/ merangkai gambar-gambar menjadi urutan logis
6) Guru memberikan bimbingan secara merata agar peserta didik menjadi lebih efektif
7) Dari gambar tersebut guru memulai menanamkan materi sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai.
8) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran
9) Evaluasi
Perbedaan langkah-langkah yang diambil dalam pelaksanaan model pembelajaran Picture and Picture pada silkus I dan siklus II, bertujuan agar lebih efektif, perbedaan ini terletak pada saat guru menjelaskan keterkaitan gambar tersebut dengan materi supaya peserta didik lebih paham tanpa terlalu banyak bertanya.

B. Hipotesis Tindakan
Hipotesis merupakan jawaban sementara atas permasalahan yang diteliti. Jawaban ini dapat benar atau salah tergantung pembuktian di lapangan sebagaimana diungkapkan oleh Sutrisno Hadi “Hipotesis adalah dugaan yang mungkin benar, mungkin salah atau palsu, dan akan diterima jika faktor-faktor membenarkannya.
Dalam penelitian ini hipotesis yang digunakan adalah aktivitas belajar biologi materi pokok sel peserta didik kelas XI-IPA2 SMA Negeri .... dapat ditingkatkan melalui model pembelajaran Kooperatif Tipe Picture and Picture. Download PTK biologi sma lengkap Mengingat hipotesis adalah jawaban atau dugaan sementara yang mungkin benar atau salah, maka dilakukan pengkajian pada bagian analisis data untuk membuktikan apakah hipotesis yang diajukan dapat diterima atau tidak diterima.

PENELITIAN TINDAKAN KELAS SMA IPA BIOLOGI KELAS XI

BAB III
METODE PENELITIAN


A. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan diatas, maka penelitian ini bertujuan :
1. Untuk meningkatkan aktivitas belajar Biologi peserta didik kelas XI-IPA2 SMA Negeri .... dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture.
2. Untuk menemukan bentuk-bentuk perilaku yang menyertai peningkatan aktivitas belajar biologi peserta didik dengan menggunakan Model Pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture Materi Pokok Sel Peserta Didik Kelas XI-IPA2 SMA Negeri .....
B. Waktu dan Tempat Penelitian
Waktu Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan pada semester I (satu) tahun ajaran 2016/2017. Peneliti akan menggunakan waktu penelitian selama 1 bulan yaitu pertengahan bulan Juli s/d pertengahan bulan Agustus. Contoh ptk biologi sma doc  Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri .....
C. Subyek Penelitian
Subyek yang akan di teliti pada penelitian ini adalah peserta didik kelas XI-IPA2 di SMA Negeri .... yang terdiri dari 43 orang.
D. Kolaborator
Kolaborator dalam penelitian tindakan kelas ini adalah orang yang membantu mengumpulkan data-data tentang penelitian yang sedang dilaksanakan bersama-sama dengan peneliti. Kolaborator dalam penelitian ini adalah guru biologi kelas XI-IPA2 di SMA Negeri .....
E. Jadwal Penelitian
Berikut ini merupakan jadwal rencana kegiatan penelitian tindakan kelas (PTK) di SMA Negeri ....


Tabel 3.1
Jadwal Penelitian
F. Teknik Pengumpulan Data
Dasar untuk mengetahui seberapa jauh penerapan model pembelajaran Picture and Picture terhadap aktivitas belajar peserta didik dalam bidang studi pada materi pokok sel, maka diperlukan data yang mempunyai validitas yang tinggi. Dalam penelitian ini penulis menggunakan beberapa metode sebagai berikut :
1. Metode Wawancara (Interview)
Metode wawancara adalah teknik pengumpulan data apabila peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti. Dalam melakukan wawancara mula-mula menanyakan beberapa pertanyaan yang telah terstruktur, kemudian satu persatu diperdalam mengorek keterangan lebih lanjut supaya jawaban yang diperoleh lengkap dan mendalam. Wawancara ini dilakukan peneliti kepada guru mata pelajaran Biologi.
Metode ini digunakan untuk memperoleh data tentang gambaran umum kelas yang akan diberi tindakan oleh peneliti, selain itu digunakan untuk memgetahui tingkat kesulitan materi, serta metode pembelajaran yang biasa digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran sehari-hari. Contoh ptk biologi sma kurikulum 2013 

2. Metode Dokumentasi
Metode dokumentasi adalah mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, lengger, agenda dan sebagainya. Metode ini digunakan untuk memperoleh data-data yang berkaitan dengan sekolah yang akan diteliti mulai dari sejarah berdirinya sekolah struktur organisasi, sarana dan prasarana, keadaan guru dan karyawan, daftar peserta didik yang menjadi subjek penelitian, nilai tes terakhir sebelum dan sesudah diberikan tindakan dan sebagainya. Sumber ini diperoleh dari kepala sekolah atau guru yang bersangkutan.

3. Metode Observasi
Yaitu metode pengumpulan data melalui pengamatan dan percatatan terhadap suatu gejala, proses kerja dan perilaku manusia. Metode ini digunakan untuk memperoleh data tentang pelaksanaan pembelajaran biologi materi pokok sel dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture pada peserta didik kelas XI-IPA2 SMA Negeri .....

 4. Metode Angket
Metode angket merupakan salah satu cara pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan-pertanyaan tertulis kepada responden untuk dijawab. metode ini digunakan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh peserta didik dalam pembelajaran biologi materi pokok sel.

G. Metode Penelitian
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yaitu penelitian tindakan yang dilakukan di kelas dengan tujuan memperbaiki atau meningkatkan mutu praktik pembelajaran.
Model penelitian tindakan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah model spiral dari Kemmis dan Taggart yang terdiri dari beberapa siklus tindakan. Download ptk biologi sma kelas xi doc  Dimana setiap siklus tersebut terdiri 4 tahapan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. 
 
Gambar 3.1. siklus penelitian tindakan kelas. 
1. Prosedur Penelitian
Prosedur penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 4 tahap, sebagai berikut :
a. Perencanaan
1) Mempersiapkan satuan tindakan
2) Membuat lembar pengamatan
3) Membuat lembar tes dan penilaian
4) Mempersiapkan alat dokumentasi
5) Menyusun daftar nama peserta didik
6) Membuat perangkat pembelajaran
b. Pelaksanaan
Kegiatan yang dilaksanakan dalam tahap ini adalah melaksanakan tindakan penerapan model pembelajaran picture and picture dalam meningkatkan aktivitas belajar biologi materi pokok sel peserta didik kelas XI-IPA2 SMA Negeri ..... 
c. Pengamatan
Dalam tahap ini dilaksanakan pengamatan terhadap pelaksanaan tindakan. Peneliti mempersiapkan lembar pengamatan yang telah disiapkan untuk mengetahui kondisi kelas terutama aktivitas belajar yang berpengaruh pada hasil belajar peserta didik materi pokok sel, selain itu peneliti juga melaksanakan pengamatan terhadap tindakan guru dalam pembelajaran.
d. Refleksi
Data-data yang telah diperoleh melalui observasi dikumpulkan, dianalisis dan didiskusikan dengan guru mitra sebagai kolaborator, kemudian hasil pengamat didiskusikan guru mata pelajaran biologi untuk dicari solusi dari permasalahan pembelajaran yang telah berlangsung.
3. Rancangan Penelitian
Penelitian ini dirancang dalam beberapa siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap yaitu : perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Contoh proposal ptk biologi sma doc 
a. Siklus I
1) Perencanaan
Kegiatan perencanaan terdiri dari :
a) Peneliti dan guru merencanakan materi pokok sel dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture.
b) Peneliti menyiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran pada materi yang telah direncanakan, dan diserahkan kepada guru mata pelajaran biologi.
c) Peneliti menyiapkan gambar-gambar sebagai bahan pembelajaran.
d) Peneliti menyusun lembar observasi aktivitas peserta didik.
e) Peneliti menyusun lembar observasi kinerja guru.
f) Peneliti menyiapkan foto untuk dokumentasi.
2) Tindakan
a. Guru memberi salam kepada semua peserta didik.
b. Guru mengadakan presensi terhadap kehadiran peserta didik.
c. Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang model pembelajaran yang akan dilakukan yaitu dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture.
d. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.
e. Guru menyajikan materi sebagai pengatar.
f. Guru menunjukkan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi.
g. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok, masing¬masing kelompok terdiri dari 5 orang. Download ptk biologi sma pdf 
h. Guru membagikan gambar kepada masing-masing kelompok untuk dirangkai.
i. Guru menunjuk/ memanggil siswa secara acak untuk mengurutkan/ merangkai gambar-gambar menjadi urutan logis.
j. Guru menanyakan alasan pemikiran gambar tersebut.
k. Dari gambar tersebut guru memulai menanamkan materi sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai.
l. Guru menyimpulkan hasil pembelajaran.
m. Guru memberi tugas individu.
n. Guru menutup pembelajaran.
3) Observasi
a) Observasi terhadap peserta didik
Peneliti mengamati aktivitas belajar baik peserta didik dengan guru maupun peserta didik dengan peserta didik dalam proses pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture materi pokok sel.
b) Observasi terhadap guru
Peneliti mengamati guru dalam pengelolaan kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif Picture and Picture.
4) Refleksi
a) Menganalisis hasil pengamatan untuk membuat kesimpulan sementara terhadap pembelajaran yang terjadi pada siklus I.
b) Menganalisis dan mendiskusikan dengan guru yang bersangkutan mengenai hasil yang diperoleh pada pembelajaran siklus I untuk melakukan perbaikan pada pelaksanaan siklus II.
b. Siklus II
Pada prinsipnya, semua kegiatan yang ada pada siklus II hampir sama dengan kegiatan pada siklus I, siklus II merupakan perbaikan dari siklus I, terutama didasarkan pada hasil refleksi pada siklus I.
1) Perencanaan
Kegiatan perencanaan terdiri dari :
a) Peneliti dan guru merencanakan materi pokok yang sama dengan iklus 1 dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture .
b) Peneliti menyiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran pada materi pokok yang sama dengan siklus 1 dengan pengelolaan kelas yang lebih efektif.
c) Peneliti menyusun lembar observasi aktivitas peserta didik.
d) Peneliti menyusun lembar observasi kinerja guru. Contoh ptk biologi sma doc 
e) Peneliti menyiapkan foto untuk dokumentasi.
f) Guru diharapkan mampu memperbaiki pengelolaan kegiatan
pembelajaran dari siklus I.
2) Tindakan
a) Guru memberi salam kepada semua peserta didik.
b) Guru mengadakan presensi terhadap kehadiran peserta didik.
c) Guru menjelaskan kepada peserta didik tentang model pembelajaran yang akan dilakukan yaitu dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture.
d) Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.
e) Guru menyajikan materi sebagai pengatar.
f) Guru menunjukkan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi. Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok, masing¬masing kelompok terdiri dari 5 orang.
g) Guru membagikan gambar kepada masing-masing kelompok untuk dirangkai.
h) Guru menunjuk/ memanggil siswa secara acak untuk mengurutkan/ merangkai gambar-gambar menjadi urutan logis.
i) Guru menanyakan alasan pemikiran gambar tersebut.
j) Dari gambar tersebut guru memulai menanamkan materi sesuai dengan kompetensi yang akan dicapai.
k) Guru menyimpulkan hasil pembelajaran.
l) Guru memberi tugas individu.
m) Guru menutup pembelajaran.
3) Observasi
a) Observasi terhadap peserta didik
Peneliti mengamati aktivitas belajar baik peserta didik dengan guru maupun peserta didik dengan peserta didik dalam proses pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture materi pokok sel. Download PTK biologi sma lengkap 
b) Observasi terhadap guru
Peneliti mengamati guru dalam pengelolaan kegiatan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture.
4) Refleksi
a) Menganalisis hasil pengamatan untuk membuat kesimpulan sementara terhadap pembelajaran yang terjadi pada siklus II
b) Memganalisis dan mendiskusikan hasil pengamatan. Setelah akhir siklus II ini maka diharapkan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture dapat meningkatkan aktivitas belajar biologi peserta didik dalam pembelajaran.
H. Metode Analisis Data
Analisis data merupakan usaha untuk memilih, membuang, menggolongkan, menyusun ke dalam kategorisasi, mengklasifikasi data untuk mendukung tujuan dari penelitian.
Sebagaiman dalam penelitian PTK, analisis data yang digunakan adalah :
a. Analisis kualitatif
Digunakan untuk memberi informasi yang menggambarkan peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik pada saat pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture materi pokok sel.
b. Analisis kuantitatuif
Digunakan untuk menganalisis skor aktivitas belajar pada saat pelaksanaan model pembelajaran kooperatif Picture and Picture materi pokok sel.
Dalam hal ini peneliti menggunakan statistik deskriptif dengan mencari nilai rata-rata dan prosentase aktivitas belajar peserta didik, sebagaimana rumus : 
1) Menghitung keaktifan peserta didik
a) Menghitung rata-rata keaktifan peserta didik
b) Menghitung prosentase seluruh peserta didik
c) Kriteria penafsiran variabel penelitian ini sebagai berikut:
> 40 % = Kurang
41 – 69 % = Cukup
70 – 100 % = Baik
d) Kriterria Penilaian dan penskoran : 4 : baik sekali
3 : baik
2 : sedanng
1 : kurang
Tabel 3.2
Daftar aktivitas belajar biologi materi pokok sel peserta didik kelas XI-IPA2

Aktivitas peserta didik dengan Guru
1. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru tentang materi pokok sel. 
Skor 1 : Peserta didik ramai dengan teman pada saat penjelasan awal Guru
Skor 2 : Tidak ramai pada saat pembelajaran tetapi melakukan kegiatan yang tidak ada hubungannya Download ptk biologi sma kelas xi doc
Skor 3 : Mendengarkan penjelasan guru tapi melakukan kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan kegiatan pembelajaran
Skor 4 : Peserta didik memperhatikan penjelasan awal guru dengan sungguh- sungguh
2. Peserta didik menyalin materi yang disampaikan oleh guru
Skor 1 : Tidak menyalin materi yang disampaikan oleh guru
Skor 2 : Menyalin materi yang disampaikan oleh guru tetapi hanya sekedarnya saja tidak dengan sungguh - sungguh
Skor 3 : Ikut menyalin materi yang disampaikan guru hanya sekedarnya saja 
Skor 4 : Menyalin materi yang disampaikan guru dengan sungguh - sungguh
3. Peserta didik mengajukan pertanyaan guru tentang penjelasan guru 
Skor 1 : Tidak bertanya kepada guru
Skor 2 : Bertanya tetapi kurang sesuai dengan materi
Skor 3 : Memberikan pertanyaan yang banyak dan kurang terfokus dengan permasalahannya
Skor 4 : Bertanya dengan pertanyaan yang berbobot
4. Peserta didik mendengarkan penjelasan guru terhadap pertanyaan peserta didik
Skor 1 : Tidak mendengarkan penjelasan guru terhadap pertanyaan peserta didik 
Skor 2 : Mendengarkan penjelasan guru terhadap pertanyaan peserta didik tetapi sedikit ngobrol dengan teman
Skor 3 : Mendengarkan penjelasan guru terhadap pertanyaan peserta didik tetapi agak tidak terfokus
Skor 4 : Mendengarkan penjelasan guru terhadap pertanyaan peserta didik dengan sungguh- sungguh
5. Keberanian peserta didik menjawab pertanyaan dari guru
Skor 1 : Tidak berani dalam menjawab
Skor 2 : Berani menjawab tetapi tidak sesuai dengan pertanyaan 
Skor 3 : Berani menjawab tetapi dibantu oleh guru Download ptk biologi sma pdf 
Skor 4 : Berani menjawab dengan lengkap tanpa bantuan guru
Aktivitas peserta didik dengan peserta didik :
1. Peserta didik mengemukakan pendapat dalam menyusun gambar
Skor 1 : Tidak mengemukakan pendapat dengan teman, pasif hanya diam saja
Skor 2 : Mengemukakan pendapat tetapi tidak ada hubungannya dengan materi diskusi
Skor 3 : Mengemukakan pendapat hanya sekedarnya saja namun sesuai materi diskusi
Skor 4 : Mengemukakan pendapat yang sesuai dengan materi diskusi dan sungguh- sungguh
2. Peserta didik berpartisipasi dalam diskusi kelompok
Skor 1 : Tidak memberikan tanggapan(pasif)
Skor 2 : Ikut berpartisipasi dan memberikan tanggapan tetapi kurang sesuai dengan tujuan diskusi
Skor 3 : Ikut berpartisipasi dan memberikan tanggapan sesuai dengan tujuan diskusi
Skor 4 : Ikut berpartisipasidan memberikan tanggapan sesuai dengan tujuan diskusi dan sungguh-sungguh
3. Mempresentasikan hasil pekerjaan kelompok
Skor 1 : Tidak ikut dalam menyimpulkan hasil diskusi
Skor 2 : Ikut menyimpulkan hasil diskusi namun asal-asalan
Skor 3 : Ikut menyimpulkan hasil diskusi tapi kurang bersungguh-sungguh 
Skor 4 : Menyimpulkan hasil diskusi dengan baik sesuai dengan materi diskusi
4. Sikap peserta didik dalam melakukan kegiatan tanpa merasa tertekan (senang)
Skor 1 : Peserta didik cuek dan mengantuk
Skor 2 : Aktif tapi rebut sendiri
Skor 3 : melakukan kegiatan pembelajaran aktif tapi kurang sungguh¬sungguh
Skor 4 : melakukan kegiatan pembelajaran aktif dan sungguh-sungguh
I. Indikator Keberhasilan
Indikator keberhasilan penelitian tindakan kelas ini adalah :
1. Adaanya peningkatan aktivitas belajar biologi materi pokok sel peserta didik kelas XI-IPA2 SMA Negeri ...., dengan rata-rata aktivitas adalah > 70%.  Contoh ptk biologi sma doc Ada dua jenis aspek aktivitas antara lain :
a) Aktivitas peserta didik dengan guru
1) Memperhatikan penjelasan guru tentang materi pokok sel. Menyalin materi yang disampaikan oleh guru.
2) Mengajukan pertanyaan kepada guru tentang penjelasan guru.
3) Mendengarkan penjelasan guru terhadap pertanyaan peserta didik.
4) Keberanian peserta didik menjawab pertanyaan guru.
b) Aktivitas peserta didik dengan peserta didik
1) Peserta didik mengemukakan pendapat dalam menyusun gambar.
2) Peserta didik berpartisipasi dalam diskusi kelompok.
3) Kemampuan peserta didik dalam menyimpulkan hasil diskusi.
4) Sikap pesrta didik dalam melakukan kegiatan tanpa rasa tertekan (senang).
2. Adaanya peningkatan keseluruhan aktivitas belajar biologi materi pokok sel peserta didik kelas XI-IPA2 SMA Negeri ...., dengan rata-rata aktivitas adalah > 80%.

PTK BIOLOGI SMA KELAS XI TERBARU

DAFTAR PUSTAKA


Abdurrahman, Mulyono, Pendidikan Bagi Anak Kesulitan Belajar, Jakarta: PT Rhineka Cipta, 2003.
Al Hafidz, Abdul Aziz Abdur Rouf, Mushaf Al Qur’an Terjemah Edisi Tahun 2002, Jakarta: Al Huda, 2002.
Ali, Maulana Muhammad, Kitab Hadits Pegangan,Jakarta: Darul Kutubil Islamiyah, 1992.
Aryulina, Diah, dkk., Biologi I SMA dan MA Untuk Kelas XI-IPA2, Jakarta : Esis, 2007. Crow, Education Psychology,U.S.A: American Book Company 1958.
Dimyati, dan Mujiono, Belajar dan Pembelajaran, Jakarta: PT Rhineka Cipta, 1999. Djamarah, Syaiful Bahri, Psikologi Belajar, Jakarta : Rineka Cipta, 2002.
George H. Fried, dan George J. Hademenos,Schaum ‘s Outlines Biologi Edisi Kedua, Jakarta: Erlangga, 2006
Hadi, Sutrisno, Metodologi Research I dan I, Yogyakarta : Fakultas Psikologi UGM, 1988.
, Metodologi Research I, Yogyakarta : Andi Offset, 2000. Hamalik, Oemar, Kurikulum dan Pembelajaran, Jakarta: Bumi Aksara, 2008.
, Proses Belajar Mengajar, Jakarta : PT. Bumi Aksara, 2004. Harefa, Andrias, Menjadi Manusia Pembelajar, Jakarta: Kompas, 2016.
Hasil dokumentasi SMAN 1 CIBITUNG, yang diperoleh pada hari Rabu tanggal 15 Juli 2016
Irawan, Prasetya, dkk, Teori Belajar, Motivasi, dan Keterampilan Mengajar, Jakarta: Universitas Terbuka, 1996.
Irianto, Kus, Struktur dan Fungsi Tubuh Manusia untuk Paramesdis, Bandung: Yrama Widya, 2004.
Isjoni, Cooperative Learning Mengembangkan Kemampuan Belajar Kelompok, Bandung: Alfabeta, 2007.
Jauzi, Imam Abi Faraj Abdurrohman Ali, Ibnu Dar Al Kutub Al Ilmiyah, Beirut Lebanon, 1997 M, t.t.
Johnson, David W., Learning Together and Alone, Boston: University of Minnesota, 1999.
Luluk Karisma Setya Utami, “Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture untuk
meningkatkan kreatifitas dan Hasil Belajar Siswa Kelas XI-IPA2 IPA pada Konsep
Pernafasan di SMAN I Guntur Demak³, Skripsi Fakultas MIPA UNNES.
Semarang : Perpustakaan UNNES, 2008 t.d
Muslich, Masrur, KTSP Pembelajaran Berbasis Kompetensi dan Kontekstual, Jakarta : Bumi Aksara, 2008.
Mustakim, Psikologi Pendidikan,Yogyakarta: Pustaka Pelaj ar Offset, 2011. Pratiwi, D.A,. dkk., Biologi Untuk SMA Kelas XI-IPA2, Jakarta: Erlangga, 2007.
Sadiman, Arif S., dkk, Media Pendidikan, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007, Cet. 10.
Sanjaya, Wina, Kajian Kurikulum dan Pembelajaran, Bandung : Sekolah Pasca Sarjana, 2007.
Sismato “Menakar Integrasi IPA dalam KTSP”, http://Re-Searchengines.Com/0707sismato,Html,Kamis, 22 April 2011, Jam 11.10
Sitorus, M.H., Istilah-istilah Biologi, Bandung : Irama Widjaya, 1999.
Sudjana, Nana, Penelitian Hasil Proses Belajar Mengajar, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2004.
, Strategi Pembelajaran, Bandung: Falah Production, 2005.
Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendidikan Kualitatif, Kuantitatif dan R & D, Bandung : Alfabeta, 2007.
Suhartono, Suparlan, Wawasan Pendidikan Sebuah Pengantar Pendidikan, Yogyakarta: Ar Ruzz Media, 2008.
Sukintaka, Teori Pendidikan Jasmani, Filosofis, Pembelajaran dan Masa Depan, Bandung: Nuansa Cendekia, 2004.
Suprijono, Agus, Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2016.
Suyanto, Slamet Dasar-Dasar Pendidikan Anak Usia Dini, Yogyakarta: Hikayat, 2005.
Suyitno, Amin, Pemilihan Model-Model Pembelajaran dan Penerapannya di SMP, Semarang: 2007.
Teacher’s Guide, Biologi 2 for Senior High School, Semarang: Yudistira, 2006.
Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa, Depdiknas, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta : Balai Pustaka, 2002.
Trianto, Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik, Jakarta: Prestasi Pustaka, 2007.
Utomo, Pristiadi, Http://ilmuwanmuda.wordprees.com/piaget-dan-teorinya/, Kamis, 29 April 2011, Jam 13.46
Warsiyah, “Penerapan Model Pembelajaran Picture and Picture Untuk Meningkatkan Hasil belajar Konsep Saling Ketergantungan di Kelas VI B SMPN 5 Magelang³, Skripsi Fakultas MIPA UNNES. Semarang : Perpustakaan UNNES, 2008 t.d
Wina, Sanjaya, Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2007.
Winataputra, Udin S., dkk, Strategi Belajar Mengajar IPA, Jakarta: Universitas Terbuka, 2001, . 34.
Winkel, W.S, Psikologi Pengajaran, Jakarta: Grasindo, 1996.

Terimakasih atas kunjungan anda yang telah membaca postingan saya CONTOH LENGKAP PTK SMA IPA BIOLOGI SEL

Postingan terkait: